Usai Dadan Hindayana Dicopot, Penyidik Kejagung Geledah Kantor BGN

11 Shares
Ukuran Teks:
21
Dengarkan:

JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) kembali menjadi sorotan publik. Hanya sehari setelah Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN, penyidik Kejaksaan Agung dikabarkan melakukan penggeledahan di kantor lembaga tersebut pada Rabu (3/6/2026).

Penggeledahan tersebut dilakukan dalam rangka penyidikan dugaan tindak pidana korupsi yang berkaitan dengan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo yang selama ini dikelola oleh BGN.

“Penyidik PIDSUS (Pidana Khusus) Kejaksaan Agung benar melakukan geledah di kantor BGN,” ucap Plh Kapuspenkum Kejaksaan Agung, Mochammad Jeffry, saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (3/6/2026).

Kabar penggeledahan itu muncul di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap tata kelola BGN dalam beberapa bulan terakhir. Sejumlah isu mulai dari dugaan praktik ilegal jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), laporan penipuan yang mengatasnamakan pejabat BGN, hingga berbagai persoalan operasional program MBG sempat menjadi perhatian aparat penegak hukum maupun masyarakat.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto pada Selasa (2/6/2026) mengambil keputusan mengejutkan dengan mengganti seluruh pucuk pimpinan Badan Gizi Nasional.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menjelaskan bahwa pergantian tersebut merupakan hasil evaluasi Presiden terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dan kinerja BGN selama kurang lebih satu setengah tahun terakhir.

“Pada hari ini Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional,” kata Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa malam.

Dalam keputusan tersebut, Presiden memberhentikan Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN dan menunjuk Nanik Sudaryati Deyang sebagai penggantinya.

Tak hanya Dadan, dua wakil kepala BGN sebelumnya juga ikut diganti dalam restrukturisasi pimpinan lembaga tersebut.

Meski mengumumkan pergantian tersebut, Istana tidak menjelaskan secara rinci apakah keputusan Presiden berkaitan dengan dugaan pelanggaran hukum tertentu atau murni hasil evaluasi kinerja.

Namun kemunculan informasi mengenai penggeledahan oleh penyidik Kejaksaan Agung sehari setelah pergantian pimpinan membuat perhatian publik semakin tertuju pada lembaga yang mengelola salah satu program prioritas nasional tersebut.

Program Makan Bergizi Gratis sendiri merupakan proyek strategis pemerintah yang mengelola anggaran dalam jumlah sangat besar dan ditujukan untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia serta kelompok masyarakat rentan.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Muhammad Ibnu Idris
Tim Penulis & Editor
Muhammad Ibnu Idris
Apresiasi untuk Muhammad Ibnu Idris

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO & ShopeePay.
11 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU