6.000 Nomor Disadap, Tapi Keluarga Jokowi Tak Ada, Akbar Faisal: Mencurigakan!

0 Shares
Ukuran Teks:
20
Dengarkan:

Akbar Faizal memandang dugaan penyadapan tersebut sebagai persoalan serius yang tidak bisa dianggap sebagai pelanggaran biasa.

Apalagi, jika benar penyadapan dilakukan tanpa prosedur hukum yang sah, praktik tersebut berpotensi mengancam privasi dan keamanan komunikasi banyak pihak.

“Ini adalah bentuk pengkhianatan terbesar dalam sejarah bangsa ini, ngeri sekali,” tegasnya.

Meski demikian, sejumlah informasi mengenai jumlah pasti target, identitas seluruh pemilik nomor, serta dugaan keterlibatan para tersangka masih harus dibuktikan melalui proses penyidikan dan persidangan.

Pernyataan Akbar mengenai tidak adanya keluarga Jokowi maupun orang dekatnya dalam daftar tersebut juga merupakan pengamatan terhadap dokumen yang ia klaim telah dilihat, bukan kesimpulan resmi penyidik.

Kini, publik menanti penjelasan lebih jauh mengenai siapa saja yang masuk dalam daftar ribuan nomor tersebut dan bagaimana sistem penyadapan bisa digunakan di luar mekanisme hukum yang semestinya.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Gesha Yuliani Nattasya
Ronalds Petrus Gerson
Tim Penulis & Editor
Gesha Yuliani Nattasya, Ronalds Petrus Gerson
0 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan masukan!