Meski harus menjalani syuting kejar tayang atau stripping, Cut Tari menyebut pengaturan waktu kerja menjadi salah satu pertimbangan penting dalam menerima proyek tersebut.
“Proyek ini sangat menyenangkan. Yang terpenting buat aku, jam kerjanya sehat banget. Aku tetap punya waktu berkualitas untuk suami dan anak-anak di rumah,” katanya.
Di sisi lain, konflik Wajah Cinta yang Lain semakin memanas setelah melewati 100 episode.
Penyamaran Ariana yang diperankan Dinda Kirana mulai terbongkar oleh Bima, tokoh yang dimainkan Andri Mashadi.
Bima terus berusaha mendapatkan kembali Asti, mantan istrinya.
Upaya tersebut kembali membuka luka lama Ariana yang selama ini terpendam.
Persoalan semakin rumit karena Ariana juga harus menghadapi Tamara, ibu kandung Pamela yang diperankan Andi Annisa.
Pamela dikisahkan sebagai perempuan yang pernah merusak rumah tangga Asti dan Bima, sedangkan Tamara terlibat dalam berbagai tragedi yang dialami Ariana.
Cut Tari juga mengapresiasi totalitas Dinda Kirana dan Andri Mashadi, termasuk ketika keduanya menjalani adegan dramatis di atas kapal di kawasan Ancol.
Adegan itu sempat menarik perhatian penonton di platform streaming.
Cut Tari berharap sinetron tersebut dapat terus berlanjut dan menghibur masyarakat.
Dengan konflik yang semakin kompleks serta kehadiran Tamara sebagai antagonis, kelanjutan kisah Ariana, Bima, dan Asti pun menjadi salah satu hal yang dinantikan pemirsa.




💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Memuat diskusi...