“Aku setuju pasang di Times Square New York saja. Jangan pasang videotron di Indonesia. Enggak berguna karna pemerintah enggak peduli,” tulis pengguna Threads lainnya.
Ia juga mengusulkan agar kampanye memuat informasi tentang dampak kabut asap terhadap kesehatan serta persoalan keracunan makanan.
Namun, angka yang dicantumkan dalam usulan tersebut perlu diverifikasi melalui sumber resmi sebelum dipublikasikan sebagai fakta.
Perbincangan tidak berhenti pada lokasi pemasangan videotron.
Sejumlah warganet turut menyampaikan pandangan mengenai isi pesan yang sebaiknya ditampilkan.
Seorang netizen mengingatkan agar kampanye tidak berubah menjadi serangan politik terhadap tokoh tertentu.
Menurutnya, pesan harus lebih menonjolkan kondisi lingkungan dan dampaknya terhadap masyarakat.
Ia mengusulkan visual kerusakan hutan di Kalimantan, warga yang terdampak kabut asap, serta ancaman terhadap kesehatan anak-anak.
Materi tersebut diharapkan mampu menggambarkan persoalan lingkungan secara lebih nyata.
Warganet lain mengusulkan penggunaan kalimat emosional untuk menarik perhatian publik internasional.
“Harus banget ada kata-kata ‘help us Indonesian’ biar masyarakat dunia tahu,” tulis pengguna Threads lainnya.
Meski mendapat dukungan di media sosial, rencana patungan tersebut masih sebatas usulan.
Belum ada kepastian mengenai dana yang terkumpul, biaya pemasangan, ataupun jadwal penayangan di Times Square.




💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Memuat diskusi...