“Terima kasih Synchronize Fest yang sudah mengajak Efek Rumah Kaca untuk membuka dan terima kasih untuk kawan-kawan yang sudah hadir di sini,” kata Cholil.
Ia turut menyampaikan harapan agar penyelenggaraan festival selama tiga hari dapat berlangsung lancar.
Hari pertama Synchronize Fest 2026 juga dimeriahkan oleh sejumlah penampil lain, termasuk Geisha bersama Momo, Perunggu, Project Pop, for Revenge, Sal Priadi, The Jansen, Rumahsakit, dan Barasuara.
Penampilan Efek Rumah Kaca menjadi salah satu momen yang menarik perhatian dalam pembukaan festival tahun ini.
Kehadiran topeng Munir dan Marsinah, ditambah pernyataan Cholil tentang kebakaran hutan Kalimantan, menghadirkan dua isu yang melampaui pertunjukan musik semata.
Bagi penonton, festival tersebut bukan hanya kesempatan menikmati lagu-lagu favorit, tetapi juga ruang untuk kembali memberi perhatian pada persoalan sosial dan lingkungan yang masih membutuhkan kepedulian bersama.





💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Memuat diskusi...