Ketika Purbaya menjabat sebagai Menteri Keuangan pada periode 2025-2026, Kemenkeu hanya memiliki dua Wamenkeu, yaitu Suahasil dan Juda Agung.
Anggito kemudian dipercaya memimpin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), sementara Thomas Djiwandono beralih menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia.
Setelah Suahasil ditunjuk sebagai Menteri Keuangan, Juda menjadi satu-satunya Wamenkeu.
Kondisi itu kini berubah setelah dua pejabat baru masuk.
Dengan tiga Wamenkeu, perhatian berikutnya tertuju pada pembagian pekerjaan di internal Kemenkeu.
Suahasil mengungkapkan, sampai saat ini belum ada pembagian tugas khusus yang diumumkan untuk Luky, Nurkholis, maupun Juda.
Menurut dia, Presiden Prabowo juga tidak memberikan arahan khusus mengenai pembagian bidang di antara ketiga Wamenkeu tersebut saat pengangkatan.
Suahasil menekankan bahwa ketiganya diangkat dengan jabatan yang sama sebagai Wakil Menteri Keuangan.
“Yang pasti, dalam pengangkatan oleh Bapak Presiden, masing-masing diangkat sebagai Wakil Menteri Keuangan,” katanya.
Meski begitu, bukan berarti ketiganya akan mengerjakan hal yang sama.
Nantinya, masing-masing akan memiliki tanggung jawab dalam membantu pengelolaan fiskal negara.
Prosesnya akan dimulai dengan pembahasan bersama antara Suahasil dan ketiga wakilnya.
“Kami dengan saya sebagai Menteri Keuangan pasti akan duduk bersama. Kita akan melihat keseluruhan pekerjaan Kementerian Keuangan yang sedemikian komprehensif,” ujarnya.




💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Memuat diskusi...