Karya Lokal Berpotensi Cuan, Kawendra: Literasi Masih Jadi Masalah

0 Shares
Ukuran Teks:
21
Dengarkan:

Menurutnya, negara juga perlu memastikan masyarakat mengetahui manfaat, prosedur, serta cara memanfaatkan perlindungan tersebut.

“Potensi kita sangat besar. Tinggal bagaimana negara hadir melalui regulasi, edukasi, dan sistem yang memudahkan masyarakat untuk melindungi karya serta inovasinya,” tutur Kawendra.

Masukan tersebut menjadi bagian dari pembahasan Pansus RUU Desain Industri saat menyerap aspirasi di NTT. Kunjungan tersebut memang diarahkan untuk mendapatkan masukan daerah dalam penyempurnaan regulasi perlindungan desain industri.

RUU Desain Industri Masuk Prolegnas

Pembahasan RUU Desain Industri saat ini menjadi bagian dari agenda legislasi DPR. Berdasarkan informasi JDIH DPR RI, RUU tersebut telah masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2026.

Pansus juga tengah menghimpun masukan dari berbagai daerah untuk memperkuat aturan yang nantinya diharapkan dapat memberikan perlindungan lebih baik terhadap karya, kreativitas, dan inovasi pelaku industri.

Bagi Kawendra, penguatan literasi menjadi salah satu bagian penting agar potensi desain industri yang dimiliki masyarakat tidak berhenti sebagai sebuah karya, tetapi bisa berkembang menjadi produk dengan nilai tambah dan daya saing.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Ronalds Petrus Gerson
Tim Penulis & Editor
Ronalds Petrus Gerson
Apresiasi untuk Ronalds Petrus Gerson

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO & ShopeePay.
0 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Memuat diskusi...

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKMIklan: Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU