JAKARTA, HOLOPIS.COM – Eks BIN Sri Raja Asa mengungkap alarm bahaya di Agustus 2026. Ia menyebut Indonesia sudah masuk fase krisis dan tinggal menunggu pemicu gejolak.
Alarm bahaya jelang Agustus 2026 dibunyikan mantan anggota Badan Intelijen Negara (BIN), Sri Raja Asa.
Ia menilai Indonesia bukan lagi sekadar menuju krisis.
Menurutnya, Indonesia sudah berada dalam fase krisis dan tinggal menunggu pemicu untuk berkembang menjadi gejolak lebih besar.
Pernyataan itu disampaikan Sri Raja Asa saat berbincang dengan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad, dalam kanal YouTube Abraham Samad SPEAK UP.
Pembahasan tersebut berlangsung menjelang momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Abraham Samad menyinggung Agustus sebagai bulan yang memiliki catatan penting dalam sejarah Indonesia.
Momentum 17 Agustus pun disebut tidak bisa dilepaskan dari dinamika sosial dan politik yang pernah terjadi.
Sri Raja Asa kemudian mengungkap pembacaannya terhadap situasi nasional saat ini.
“Kalau orang bertanya, apakah Indonesia akan memasuki masa krisis? Itu salah, Indonesia SUDAH krisis, sudah mengalami krisis,” ujar Sri Raja Asa, dikutip Minggu, 9 Agustus 2026.
Menurut Sri Raja Asa, ada lima bidang yang kini mengalami tekanan secara bersamaan.
Yakni legitimasi hukum, ekonomi, politik, kohesi sosial, dan perang narasi.
Lima persoalan ini, menurut dia, saling berkaitan.


