Petugas mencari pohon dengan kondisi yang dinilai berisiko, seperti dahan terlalu rimbun, menjuntai ke badan jalan atau bagian pohon yang berpotensi patah ketika diterpa angin.
Sejumlah jenis pohon masuk dalam pemantauan dan perawatan. Di antaranya trembesi, mahoni, angsana, sawo kecik, asem kranji, glodokan, flamboyan, tabebuya, dan tanjung.
Pemangkasan dan perawatan pohon menjadi salah satu langkah pemerintah daerah untuk mengurangi risiko kecelakaan akibat pohon tumbang, terutama ketika hujan deras dan angin kencang terjadi.
“Kami berharap masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman tanpa rasa khawatir terhadap risiko pohon tumbang, terutama saat cuaca ekstrem melanda Jakarta Utara,” kata dia.



