HOLOPIS.COM, JAKARTA – Angin kencang melanda warga Desa Bulurejo, Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur sejak beberapa hari yang lalu.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menjelaskan, hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencanng menyebabkan kerusakan material rumah warga.
“Sebanyak 10 Kepala Keluarga (KK) terdampak. Kerugian materil antara lain tiga unit rumah rusak sedang dan tujuh unit rumah rusak ringan,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Selasa (28/7).
Abdul menyebut bahwa tim gabungan telah melakukan kerja bakti pembersihan material dampak dari angin kencang.
Abdul kemudian mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi kering di masa musim kemarau saat ini. Untuk mengantisipasi kekeringan dan kekurangan air bersih, isi cadangan air saat pasokan masih tersedia, gunakan air sesuai kebutuhan, perbaiki keran atau pipa yang bocor, dan gunakan kembali air bekas yang masih layak (misalnya air cucian sayur untuk menyiram tanaman).
Sementara itu, di tengah teriknya cuaca akibat fenomena EL Nino yang terjadi saat ini, masayarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran sampah atau membuka ladang dengan cara membakar guna mencegah terjadinya karhutla. Jangan membuang putung sembarangan dan pastikan bara api telah padam sempurna sebelum membuang.
“Masyarakat juga tetap waspada terhadap kemungkinan bencana geologi seperti gempabumi yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Masyarakat diharapkan menyiapkan tas siaga bencana sebagai langkah kesiapsiagaan dan senantiasa memantau pembaruan informasi dari sumber resmi dan terpercaya seperti BNPB, BPBD, dan BMKG,” imbaunya.



