AI dapat membantu proses penulisan, tetapi hasil akhirnya tetap harus diperiksa secara menyeluruh sebelum dipublikasikan.
Jika benar terdapat sisa prompt atau instruksi AI yang lolos ke dokumen akhir, hal itu dapat memunculkan pertanyaan mengenai proses penyuntingan dan kualitas naskah.
Hingga kini, pemerintah masih melakukan penyelidikan.
Belum ada pernyataan resmi yang memastikan apakah paper tersebut memang disusun menggunakan AI, apakah nama Presiden Prabowo dicantumkan tanpa izin, maupun bagaimana proses penyusunannya.
Karena itu, berbagai dugaan yang beredar di media sosial masih menunggu hasil investigasi resmi dari pemerintah.


