Kapolda Sumsel Tekankan Polri Harus Kuasai AI Tanpa Kehilangan Etika dalam Rakernis SDM 2026

3 Shares

PALEMBANG, HOLOPIS.COM Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) menegaskan komitmennya melakukan transformasi sumber daya manusia (SDM) Polri agar mampu menghadapi perkembangan zaman, khususnya di tengah pesatnya kemajuan teknologi digital dan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi SDM Polda Sumsel Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Hotel The Zuri Palembang, Kamis (23/7/2026). Kegiatan yang mengusung semangat kerja keras, cerdas, tuntas, dan ikhlas itu dibuka langsung oleh Kapolda Sumsel, Irjen Pol Sandi Nugroho.

Dalam arahannya, Kapolda Sumsel menegaskan bahwa tantangan kepolisian ke depan tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik, tetapi juga kemampuan menguasai teknologi. Menurutnya, anggota Polri harus mampu beradaptasi dengan perkembangan digital, termasuk pemanfaatan teknologi AI dalam mendukung tugas kepolisian.

Namun demikian, ia mengingatkan agar kemajuan teknologi tidak mengikis nilai-nilai dasar dan jati diri anggota Polri.

“Kemajuan teknologi harus diikuti dengan kompetensi skill dan etika yang cukup. Tanpa etika, secanggih apapun pekerjaan yang kita kerjakan tidak akan ada artinya, bahkan bisa menjadi kemudaratan,” tegas Irjen Pol Sandi Nugroho di hadapan para pengemban fungsi SDM jajaran Polda Sumsel.

Jenderal polisi bintang dua itu menekankan bahwa fungsi SDM memiliki peran strategis sebagai fondasi utama organisasi Polri. Menurutnya, pembinaan personel sejak proses rekrutmen, pendidikan, pengembangan karier hingga masa purnatugas akan menentukan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

- Advertisement -

Ia juga meminta jajaran SDM Polri tidak hanya terjebak dalam rutinitas administratif, melainkan mampu menghadirkan perubahan nyata yang berdampak bagi personel maupun masyarakat.

“Ukuran keberhasilan tidak hanya diukur dari seberapa banyak program yang disusun, melainkan seberapa besar perubahan positif yang dirasakan oleh personel, yang pada akhirnya berdampak langsung pada pelayanan Polri kepada masyarakat,” ujarnya.

Dalam Rakernis tersebut, Kapolda Sumsel juga menyoroti pentingnya pengukuran kinerja yang jelas bagi setiap satuan kerja. Menurutnya, keberhasilan fungsi SDM harus terlihat dari peningkatan kualitas personel yang profesional, berintegritas, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Apresiasi untuk Mitra Strategis Polda Sumsel

Selain membahas penguatan internal organisasi, Rakernis SDM Polda Sumsel 2026 juga menjadi momentum pemberian penghargaan kepada sejumlah mitra strategis yang selama ini mendukung tugas kepolisian.

Piagam penghargaan diberikan kepada berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, badan usaha milik negara (BUMN) seperti PLN dan Telkom, kalangan akademisi dari Universitas Bina Darma, hingga tokoh masyarakat.

Kapolda Sumsel menyampaikan bahwa terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Bumi Sriwijaya tidak dapat diwujudkan oleh kepolisian secara sendiri.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Muhammad Ibnu Idris
Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :
Apresiasi untuk Muhammad Ibnu Idris

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya dan artikel berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO, & ShopeePay.

Berita Lainnya

YANG BARU