Selama bertugas di lembaga antirasuah, ia terlibat dalam penanganan sejumlah perkara besar, termasuk kasus korupsi pembangunan Wisma Atlet.
Setelah kembali ke Korps Adhyaksa, Agus Salim dipercaya menduduki berbagai jabatan strategis hingga kini menjabat Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan.
Muhibuddin juga memiliki rekam jejak yang panjang.
Jaksa kelahiran Medan itu menghabiskan sekitar sembilan tahun di KPK sebagai penyelidik, penyidik, dan penuntut umum.
Ia juga pernah menjadi Atase Hukum di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Riyadh, Arab Saudi.
Setelah kembali ke Kejaksaan, Muhibuddin dipercaya memimpin Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.
Sementara itu, Chatarina Muliana Girsang dikenal sebagai salah satu jaksa perempuan senior yang memiliki pengalaman luas di bidang penegakan hukum.
Ia pernah bertugas di KPK sebelum menjadi Kepala Biro Hukum lembaga tersebut.
Kariernya kemudian berlanjut di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi sebagai staf ahli menteri.
Chatarina juga sempat dipercaya menjadi Pelaksana Tugas Rektor Universitas Sebelas Maret dan Universitas Negeri Manado.
Pada 2025, ia tercatat sebagai perempuan pertama yang menjabat Kepala Kejaksaan Tinggi Bali sebelum kini memimpin Pusat Pemulihan Aset Kejaksaan Agung.
Nama Riyono juga memiliki rekam jejak yang menonjol.
Saat bertugas di KPK, ia ikut menangani perkara korupsi simulator SIM Korps Lalu Lintas Polri yang menjerat mantan Kakorlantas Irjen Djoko Susilo.


