Peristiwa tersebut sempat memicu kepanikan di lingkungan sekolah. Tim Gegana Brimob Polda Sumatera Barat langsung diterjunkan untuk mengamankan lokasi sekaligus memastikan tidak ada ancaman ledakan lanjutan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, perangkat yang ditemukan diketahui memang dapat berfungsi sebagai bom rakitan. Namun, aparat berhasil mengamankannya sebelum sempat digunakan.
Polisi juga menegaskan, hingga saat ini penyelidikan belum menemukan keterkaitan antara kasus tersebut dengan jaringan terorisme. Dugaan sementara mengarah pada tindakan yang dilakukan secara individual, meski penyidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap motif dan latar belakang peristiwa tersebut.


