Tak Gentar Cuaca Ekstrem, Trump Pilih Tetap Pidato di Hari Kemerdekaan Amerika

0 Shares

HOLOPIS.COM, WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat Donald Trump tetap memutuskan menghadiri dan menyampaikan pidato dalam peringatan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat di Washington, DC, Sabtu (4/7/2026) waktu setempat, meski cuaca buruk sempat mengganggu jalannya acara.

Badai petir yang melanda ibu kota AS memaksa panitia mengevakuasi sementara ribuan pengunjung dari kawasan National Mall. Kondisi tersebut juga membuat jadwal pidato Trump dan sejumlah agenda perayaan harus ditunda.

Melalui akun Truth Social miliknya, Trump memastikan dirinya tidak akan membatalkan kehadiran dalam perayaan tersebut. Ia mengatakan penyelenggara memperkirakan badai akan segera berlalu sehingga acara hanya mengalami penundaan.

“Kami akan menunggu. Saya tidak peduli apakah harus dimulai pukul 02.00 dini hari atau satu jam lagi. Sepertinya akan berlalu, selalu begitu,” tulis Trump.

Trump menegaskan hujan bukan alasan untuk menghentikan perayaan yang menurutnya memiliki makna bersejarah bagi Amerika Serikat.

“Saya akan tetap hadir apa pun yang terjadi. Saya tidak akan membiarkan hujan mengganggu perayaan 250 tahun kita,” tambahnya.

- Advertisement -

Pengunjung Sempat Dievakuasi

Evakuasi sementara dilakukan ketika ribuan warga telah memadati National Mall untuk mengikuti rangkaian acara Great American State Fair dan Salute to America.

Menurut penyelenggara, langkah tersebut hanya bersifat sementara sebagai bentuk antisipasi terhadap cuaca ekstrem yang disertai hujan deras dan angin kencang.

Washington sebelumnya dijadwalkan menggelar perayaan besar untuk memperingati 250 tahun berdirinya Amerika Serikat. Agenda tersebut mencakup pidato Presiden Trump serta pertunjukan kembang api berskala besar di kawasan National Mall.

Namun, kondisi cuaca berubah drastis setelah ibu kota AS lebih dulu dilanda gelombang panas.

Tercatat, suhu di Washington sempat melampaui 37,8 derajat Celsius, menjadikannya salah satu perayaan Hari Kemerdekaan dengan suhu tertinggi yang pernah terjadi di kota tersebut.

Atraksi Militer Tetap Digelar

Sebelum badai datang, rangkaian acara sempat berlangsung sesuai jadwal. Sejumlah pesawat militer melakukan atraksi terbang rendah di atas National Mall, sementara personel penerjun payung Angkatan Darat dan Angkatan Laut Amerika Serikat mendarat sambil membawa bendera raksasa Negeri Paman Sam.

Di tengah gangguan cuaca, Trump justru mencoba melihat sisi positif dari situasi tersebut. Ia menyebut badai hanya menjadi bagian dari kemeriahan perayaan.

“Ini Sabtu malam, mari kita bersenang-senang, meskipun kita harus pulang larut malam,” tulisnya.

Meski sempat tertunda akibat cuaca buruk, pemerintah tetap bersiap menggelar pertunjukan kembang api yang diperkirakan menjadi salah satu yang terbesar dalam perayaan Hari Kemerdekaan tahun ini.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Ronalds Petrus Gerson
Ronalds Petrus Gerson
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU