HOLOPIS.COM, JAKARTA – Bencana longsor yang terjadi pada beberapa waktu lalu, sebabkan akses jalan utama yang menghubungkan Kecamatan Krayan Barat dan Kecamatan Krayan Selatan Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara tertutup oleh material longsor.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, tidak hanya menutup jalan, dilaporkan terdapat satu unit jembatan alami rusak berat.
“Hal itu membuat akses terisolir dan sekitar 460 kepala keluarga atau 1.507 jiwa yang tersebar pada tiga belas desa di Kecamatan Krayan Selatan kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com.
Adapun ketiga belas desa terdampak yaitu, Desa Long Pa’sia, Liang Lunuk, Long Budung, Pa’ Dalan, Pa’ Urang, Pa’tera, Pa’ Sing, Long Pupung, Pa’ Upan, Long Birar, Pa’ Kaber, Pa’ Amai, dan Pa’ Ibang.
Untuk memenuhi kebutuhan logistik berupa pangan dan perlengkapan kebersihan masyarakat, Abdul menjelaskan bahwa pihaknya telah menyalurkan pemberian bantuan tersebut dan telah tiba di Kabupaten Nunukan pada Kamis (23/7).
Bantuan yang diberikan meliputi paket makanan sebanyak 400 box yang berisi beras, gula, kornet, mie instan, sarden dan juga biskuit.
Selain itu diberikan juga 100 kaleng susu balita dan 100 paket perlengkapan kebersihan. Sehingga total barang yang diberikan sebesar 4,453 ton.
“Selanjutnya bantuan logistik tersebut secara bertahap didistribusikan menuju ke desa-desa terdampak menggunakan pesawat perintis dari Bandara Nunukan menuju Bandara Long Layu yang ada di Kecamatan Krayan Selatan,” jelasnya.
Tahap pertama pendistribusian dilakukan sebanyak 1 sortie dengan total muatan sebanyak 490 kilogram dan telah diterima oleh pihak kecamatan serta telah didistribusikan langsung kepada masyarakat terdampak.
Distribusi bantuan logistik ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat yang masih terisolir.
“Ke depannya jika masih diperlukan, BNPB akan kembali mengirimkan bantuan sesuai dengan yang dibutuhkan oleh masyarakat terdampak,” imbuhnya.
“Selain pemenuhan logistik, Tim BNPB saat ini terus berkoordinasi intensif dengan Pemerintah Kabupaten Nunukan dan instansi terkait untuk percepatan pembukaan akses jalan dan perbaikan jembatan yang terdampak,” tambahnya.



