1 Juli, Mengenang Hari Kelahiran Putri Diana, ‘Princess of Hearts’ yang Tak Pernah Terlupakan

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Setiap tanggal 1 Juli, dunia mengenang hari kelahiran Putri Diana, salah satu anggota keluarga Kerajaan Inggris yang paling dicintai sepanjang sejarah. Meski telah meninggal dunia hampir tiga dekade lalu, sosoknya masih dikenang karena kepeduliannya terhadap isu kemanusiaan, kedekatannya dengan masyarakat, hingga warisan yang terus hidup melalui kedua putranya, Pangeran William dan Pangeran Harry.

Lahir pada 1 Juli 1961 di Park House, Sandringham, Norfolk, Inggris, Diana Frances Spencer berasal dari keluarga bangsawan Inggris. Namun, kehidupannya berubah drastis ketika bertunangan dengan Pangeran Charles, pewaris takhta Kerajaan Inggris saat itu.

Pernikahan mereka pada 29 Juli 1981 disaksikan ratusan juta orang di seluruh dunia dan dijuluki sebagai “pernikahan abad ini”. Sejak saat itu, Diana resmi menyandang gelar Princess of Wales.

Dijuluki “Princess of Hearts”

Di balik kehidupan kerajaan yang penuh kemewahan, Putri Diana justru dikenal karena kepeduliannya terhadap masyarakat. Ia aktif mendukung berbagai kegiatan amal, mulai dari membantu anak-anak, penderita HIV/AIDS, hingga kampanye penghapusan ranjau darat.

Pada era 1980-an dan 1990-an, ketika masih banyak orang takut bersentuhan dengan pasien HIV/AIDS karena minimnya pemahaman, Diana justru menunjukkan empati dengan berjabat tangan dan memeluk para pasien tanpa menggunakan sarung tangan. Momen tersebut menjadi simbol penting dalam mengurangi stigma terhadap penyakit tersebut. Atas kedekatan dan kepeduliannya kepada masyarakat, Diana kemudian mendapat julukan “Princess of Hearts” atau Putri Hati Rakyat.

Warisan yang Terus Hidup

Rumah tangga Putri Diana dan Pangeran Charles berakhir dengan perceraian pada 1996. Setahun kemudian, tepatnya pada 31 Agustus 1997, Diana meninggal dunia dalam kecelakaan mobil di Paris, Prancis. Kepergiannya memicu duka mendalam di berbagai penjuru dunia.

- Advertisement -

Meski telah tiada, pengaruh Putri Diana masih terasa hingga kini. Kedua putranya, Pangeran William dan Pangeran Harry, kerap melanjutkan berbagai kegiatan sosial yang dahulu menjadi perhatian sang ibu, mulai dari isu kesehatan mental hingga dukungan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Setiap peringatan hari kelahirannya, berbagai penghormatan terus mengalir dari para penggemar keluarga kerajaan. Banyak yang mengenang Diana bukan hanya sebagai seorang putri kerajaan, tetapi juga sebagai sosok yang membawa perubahan besar dalam cara keluarga kerajaan berinteraksi dengan masyarakat.

Lebih dari enam dekade sejak kelahirannya, Putri Diana tetap menjadi salah satu figur paling berpengaruh dalam sejarah monarki modern Inggris. Senyumnya, kepeduliannya, dan keberaniannya menembus berbagai batasan kerajaan membuat namanya terus dikenang lintas generasi.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Darin Brenda Iskarina
Darin Brenda Iskarina
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU