Tak berhenti sampai di situ, Hotman juga menyinggung lokasi penempatan Razman yang menurut informasi yang diterimanya berada di blok yang berbeda dengan blok khusus narapidana baru.
Ia bahkan secara terbuka meminta penjelasan kepada Kepala Lapas Kelas I Cipinang mengenai informasi tersebut.
“Siapa yang berbisnis? Halo Pak Kalapas Kelas I Cipinang, kenapa seperti ini?” tulis Hotman.
Dalam unggahan yang sama, Hotman juga mengklaim Razman ditempatkan di blok yang dihuni narapidana kategori tertentu sehingga lokasinya tidak mudah diakses.
“Dia ditempatkan di blok yang sangat tersembunyi,” tulisnya.
Unggahan tersebut langsung menjadi perhatian publik dan menuai beragam komentar dari warganet.
Sebagian mendukung agar pihak lapas memberikan klarifikasi mengenai prosedur penempatan narapidana baru, sementara sebagian lainnya menganggap pernyataan Hotman merupakan bagian dari perseteruan panjang antara kedua pengacara tersebut.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak Lapas Kelas I Cipinang maupun Direktorat Jenderal Pemasyarakatan terkait tudingan Hotman Paris mengenai dugaan pemberian fasilitas kamar dan kasur kepada Razman ataupun mengenai mekanisme penempatan narapidana baru di lapas tersebut.
Kasus ini pun kembali memperpanjang daftar perseteruan antara Hotman Paris dan Razman Arif Nasution yang dalam beberapa tahun terakhir kerap saling berhadapan, baik di ruang sidang maupun melalui pernyataan di media sosial.



