HOLOPIS.COM, JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Bimantoro Wiyono, memberikan apresiasi kepada Polres Mojokerto Kota bersama Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jawa Timur atas keberhasilan mengungkap peredaran narkoba cair yang mengandung zat etomidate dan dikemas dalam cartridge vape.
Kasus ini menjadi perhatian karena diduga merupakan salah satu pengungkapan awal di Jawa Timur terkait penyalahgunaan etomidate yang diedarkan melalui perangkat rokok elektrik atau vape. Modus tersebut dinilai berbahaya karena berpotensi menyasar kalangan muda dengan cara yang sulit dikenali.
Dalam pengungkapan tersebut, aparat kepolisian menangkap dua tersangka berinisial FI (34) dan SA (31). Polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa 330 cartridge vape berisi etomidate, 1.919 butir ekstasi, 960 butir happy five, serta sabu dengan berat total 195,98 gram.
Nilai keseluruhan barang bukti yang diamankan diperkirakan mencapai Rp4.728.617.000 atau sekitar Rp4,7 miliar.
Bimantoro, yang merupakan anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Timur VIII meliputi Kota dan Kabupaten Mojokerto, Jombang, Nganjuk, serta Kota dan Kabupaten Madiun, menilai keberhasilan aparat kepolisian menunjukkan kemampuan adaptasi terhadap perkembangan modus peredaran narkotika yang terus berubah.
“Saya mengapresiasi langkah cepat Polres Mojokerto Kota dan Ditresnarkoba Polda Jawa Timur dalam mengungkap kasus ini. Modus peredaran narkoba melalui vape merupakan ancaman serius karena menyasar generasi muda dengan cara yang semakin sulit dikenali masyarakat,” kata Bimantoro, Kamis (11/6/2026).
Menurutnya, pengungkapan kasus tersebut tidak boleh berhenti pada penangkapan pelaku yang berada di lapangan. Aparat penegak hukum didorong untuk terus mengembangkan penyelidikan guna mengungkap jaringan yang lebih luas.
“Kasus ini harus terus dikembangkan untuk membongkar jaringan yang lebih besar, mulai dari pemasok, distributor hingga pihak yang menjadi pengendali peredaran. Pemberantasan narkoba harus dilakukan sampai ke akar-akarnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, setiap pengungkapan kasus narkotika dalam jumlah besar tidak hanya soal penegakan hukum, tetapi juga menyangkut upaya penyelamatan generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba.
“Setiap pengungkapan kasus narkoba pada hakikatnya adalah upaya menyelamatkan masa depan anak-anak bangsa. Karena itu, saya mendukung penuh langkah tegas kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba, terlebih yang menyasar kalangan remaja melalui produk vape,” pungkasnya.
Kasus ini sekaligus menjadi peringatan bahwa pola peredaran narkotika terus berkembang dengan memanfaatkan berbagai produk yang akrab digunakan masyarakat. Karena itu, pengawasan dan edukasi terkait bahaya narkoba dinilai perlu terus diperkuat, terutama di kalangan remaja dan generasi muda.


