HOLOPIS.COM, JAKARTA – Provinsi Jawa Timur dilanda berbagai bencana mulai dari karhutla (kebakaran hutan dan lahan) hingga bencana angin kencang.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menjelaskan, laporan karhutla pertama datang dari wilayah Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur.
Kebakaran terjadi di lahan Petak 23 C HL, Blok Gunung Geni dan Petak 22 C HL Blok Gunung Bentar RPH Klenang, BKPH Probolinggo, yang berlokasi di Desa Bulujaran Kidul Kecamatan Tegalsiwalan dan Desa Curahsawo Kecamatan Gending.
“Total sembilan hektare area dilalap si jago merah, dengan rincian wilayah terdampak di Kecamatan Tegalsiwalan empat hektare dan Kecamatan Gending lima hektare,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Minggu (26/7).
Abdul kemudian memastikan api sudah berhasil dipadamkan bersama dengan petugas gabungan.
Selanjutnya kebakaran juga melanda Desa Sawoo, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo Provinsi Jawa Timur. Area yang dilahap si jago merah seluas 2,5 hektare. Titik api berada jauh dari pemukiman warga sehingga tidak dilaporkan adanya korban jiwa.
“BPBD Kabupaten Ponorogo dan instansi terkait bergotong royong bersama masyarakat setempat melakukan upaya pemadaman agar api tidak meluas,” ujarnya.
Masih di Provinsi Jawa Timur, karhutla juga melanda Desa Belah yang berada di wilayah administrasi Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur.
“Luas lahan terdampak mencapai dua hektare,” imbuhnya.
Kebakaran juga terjadi di Desa Balung, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo. Lahan seluas dua hektare dilaporkan terbakar, munculnya titik api berasal dari area Perhutani.
BPBD Kabupaten Situbondo segera menuju ke lokasi kejadian untuk berkoordinasi lintas instansi dan segera melakukan upaya pemadaman, kondisi mutakhir api berhasil dipadamkan.
Anomali peristiwa terjadi di kabupaten ini, angin kencang dilaporkan BPBD setempat menerjang Desa Tanjung Pecinaan.
“Sebanyak enam Kepala Keluarga (KK) terdampak dan enam rumah warga mengalami rusak ringan akibat kejadian ini,” ucapnya.



