HOLOPIS.COM, JAKARTA – Ketegangan antara Iran dan Israel kembali meningkat setelah sebuah rudal Iran, atau serpihan hasil pencegatan rudal, menghantam area permukiman di Tepi Barat yang diduduki pada Senin (8/6). Insiden tersebut memicu kepanikan warga setelah sirene serangan udara berbunyi di wilayah Yerusalem dan sejumlah area di Tepi Barat. Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan kepulan asap tebal membumbung dari lokasi yang terdampak serangan.
Menurut laporan Channel 12 News Israel, sedikitnya tiga rumah mengalami kerusakan akibat hantaman tersebut. Meski begitu, hingga kini belum ada laporan korban jiwa maupun korban luka. Layanan penyelamatan Israel, Magen David Adom, menyebut pihaknya masih melakukan pemantauan di lokasi terdampak.
Sejumlah ledakan juga terdengar ketika sistem pertahanan udara Israel berusaha mencegat rudal-rudal yang diluncurkan dari Iran.
Situasi semakin memanas setelah Iran kembali meluncurkan gelombang kedua rudal beberapa saat kemudian. Militer Israel pun langsung menginstruksikan warga di wilayah tengah Israel untuk segera mencari tempat perlindungan.
Eskalasi terbaru ini terjadi di tengah pembicaraan antara United States dan Iran yang sebelumnya disebut tengah membahas berbagai isu keamanan kawasan.
Ketegangan juga meningkat setelah serangan udara Israel di Beirut, Lebanon, pada Minggu (7/6) dilaporkan menewaskan sedikitnya dua orang.
Iran kemudian membalas dengan meluncurkan rentetan rudal ke wilayah Israel. Serangan tersebut kembali dibalas Israel pada Senin pagi melalui operasi udara yang menargetkan sejumlah lokasi di wilayah barat dan tengah Iran.
Rangkaian serangan balasan antara kedua negara kini memicu kekhawatiran internasional terhadap potensi konflik yang semakin meluas di kawasan Timur Tengah.


