Belum Setahun Jadi Anggota ASEAN, Timor Leste Sudah Kebanjiran Investasi

2 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta mengungkapkan bahwa keanggotaan penuh negaranya di ASEAN mulai memberikan dampak positif yang nyata. Dalam waktu relatif singkat, Timor Leste disebut mengalami percepatan pembangunan infrastruktur serta peningkatan investasi dari berbagai pihak.

Ramos-Horta menjelaskan pembangunan berbagai fasilitas publik kini semakin masif, mulai dari hotel, gedung pertemuan, hingga proyek pelebaran jalan dan penataan kawasan perkotaan.

“Pembangunan infrastruktur yang kami perlukan lebih banyak, seperti hotel dan gedung pertemuan, telah meningkat. Ada pula proyek pelebaran jalan dan peremajaan perkotaan,” kata Ramos-Horta saat menghadiri acara Leadership Lecture yang diselenggarakan Economic Research Institute for ASEAN and East Asia (ERIA) di Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Menurutnya, percepatan pembangunan tersebut semakin didorong oleh persiapan Timor Leste untuk menjadi pemegang keketuaan bergilir ASEAN pada tahun 2029.

Namun, ia menegaskan pembangunan yang dilakukan tidak hanya bertujuan menyambut berbagai agenda ASEAN di masa depan. Pemerintah Timor Leste juga ingin meningkatkan kualitas fasilitas umum yang dapat langsung dirasakan masyarakat.

Selain pembangunan fisik, Ramos-Horta menilai keanggotaan ASEAN turut memberikan dampak positif terhadap perekonomian nasional. Arus investasi yang masuk dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

- Advertisement -

Ia bahkan optimistis status baru Timor Leste di ASEAN akan membuat semakin banyak investor tertarik menanamkan modal di negara tersebut.

“Timor Leste jadi ‘dipaksa’ untuk memacu pembangunan di berbagai bidang,” ujarnya.

Di sisi lain, Timor Leste juga terus melakukan penyesuaian regulasi agar selaras dengan berbagai traktat dan prinsip ASEAN. Proses harmonisasi aturan tersebut ditargetkan rampung sebelum negara itu menjadi Ketua ASEAN pada 2029.

Ramos-Horta menambahkan bahwa sebagai anggota baru ASEAN, Timor Leste ingin berperan aktif dalam mendorong pencegahan konflik di kawasan Asia Tenggara. Menurutnya, keberagaman suku, agama, dan tingkat kesejahteraan di kawasan dapat menjadi tantangan yang perlu dikelola agar tidak memicu ketegangan sosial.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn mengonfirmasi bahwa Timor Leste telah menyatakan kesiapan menjadi Ketua ASEAN pada 2029. Untuk mendukung agenda tersebut, pemerintah Timor Leste juga telah membentuk Dewan Nasional Penyelenggaraan Keketuaan ASEAN (ACNOC), yang mulai bekerja sejak Februari 2026.

Keanggotaan penuh ASEAN kini menjadi momentum penting bagi Timor Leste untuk mempercepat pembangunan dan memperkuat posisinya di kawasan Asia Tenggara.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Ronalds Petrus Gerson
Ronalds Petrus Gerson
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU