Rico Waas Ajak Umat Buddha Tebar Kebaikan dan Jaga Harmoni di Tengah Keberagaman Medan

0 Shares

SUMUT – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mengajak umat Buddha menjadikan momentum Hari Tri Suci Waisak 2026 sebagai pengingat untuk terus menebarkan kebaikan, memperkuat sikap saling menghargai, serta menjaga harmoni di tengah keberagaman masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Rico Waas saat menghadiri Festival Seni Budaya Buddhis 2026 yang digelar kalangan muda-mudi Buddhis dalam rangka peringatan Hari Tri Suci Waisak 2026 atau 2570 Buddhist Era (BE) di Center Point Mall, Minggu (31/5/2026).

Menurut Rico, kehidupan modern saat ini kerap diwarnai munculnya prasangka, rasa iri, hingga dengki terhadap orang lain tanpa memahami kondisi yang sebenarnya. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk lebih mengedepankan sikap positif dan menumbuhkan empati dalam kehidupan sehari-hari.

“Di Hari Waisak ini kita kembali lagi memberikan cahaya kebaikan di dalam kehidupan kita. Bagaimana kita lebih mudah untuk berbaik sangka kepada orang lain dibanding berburuk sangka,” kata Rico Waas.

Mengusung tema “Kelahiran Buddha, Cahaya Kebajikan Dunia”, festival tersebut dinilai menjadi sarana bagi generasi muda Buddhis untuk menunjukkan semangat kebersamaan sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual dalam kehidupan bermasyarakat.

Rico menilai, keterlibatan aktif generasi muda dalam kegiatan keagamaan menjadi cerminan bahwa mereka memiliki kepedulian untuk terus mendekatkan diri kepada Tuhan dan menjaga nilai-nilai moral di tengah perkembangan zaman.

- Advertisement -

“Dengan kita dekat bersama tuhan, saya percaya di dalam hati kita masih ada cahaya,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Rico juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Medan untuk terus menjaga iklim kehidupan yang inklusif dan harmonis. Menurutnya, keberagaman agama, suku, budaya, maupun latar belakang sosial harus menjadi kekuatan yang menyatukan masyarakat, bukan sebaliknya.

Ia menegaskan tidak boleh ada kelompok masyarakat yang merasa dibedakan atau diperlakukan tidak adil dalam memperoleh pelayanan publik.

“Kami mengharapkan kita hidup dengan harmonis, walaupun di dalam perbedaan. Mari kita tetap menyatukan perbedaan itu dengan berbaik sangka dan tetap menumbuhkan cahaya di dalam hati kita,” tuturnya.

Untuk memastikan hal tersebut berjalan di lapangan, Rico mengaku telah menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah daerah mulai dari kepala lingkungan, lurah, hingga camat agar memberikan pelayanan kepada masyarakat secara setara tanpa diskriminasi.

“Kami sudah menyampaikan kepada mereka, jangan membeda-bedakan. Semua adalah saudara kita, semua ini adalah kawan-kawan kita,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Rico membuka ruang seluas-luasnya bagi warga Kota Medan untuk menyampaikan berbagai aspirasi maupun keluhan kepada pemerintah daerah, mulai dari persoalan infrastruktur hingga pelayanan administrasi kependudukan.

“Atas nama Pemko Medan, saya mengucapkan selamat merayakan Hari Tri Suci Waisak 2026. Semoga nilai-nilai Dharma terus menjadi sumber inspirasi dalam membangun kehidupan yang harmonis, penuh kasih sayang, dan mari kita terus membangun Kota Medan yang lebih baik lagi,” pungkasnya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Muhammad Ibnu Idris
Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU