HOLOPIS.COM, JAKARTA – Brian Uriarte keluar sebagai pemenang balapan Moto3 Jerman 2026 setelah tampil solid sepanjang race di Sirkuit Sachsenring, Minggu (12/7/2026) sore WIB. Sementara itu, wakil Indonesia, Veda Ega Pratama, berhasil mengakhiri balapan di posisi kedelapan.
Balapan berlangsung selama 23 lap. Uriarte memulai race dari pole position, sedangkan Veda Ega harus memulai perjuangannya dari posisi ke-13.
Selepas start, Veda langsung merangsek ke posisi ke-11. Namun, posisinya tak bertahan lama karena kembali melorot ke urutan ke-14. Di depan, Uriarte mampu menjaga ritme dan mempertahankan posisi terdepan.
Memasuki lap keempat, persaingan di barisan depan mulai memanas. Jarak antara lima pebalap terdepan semakin rapat sehingga peluang saling salip terus terbuka.
Veda perlahan menemukan ritmenya. Pada lap ketujuh, pebalap asal Indonesia itu berhasil naik ke posisi ke-11.
Insiden kemudian terjadi pada lap kedelapan. Adrian Cruces dan Joel Esteban terlibat kecelakaan di tikungan ketujuh. Esteban bahkan sempat mengalami stoppie sebelum terpental dari motornya.
Crash tersebut menguntungkan Veda. Ia naik hingga posisi ketujuh, meski masih tertinggal cukup jauh dari Matteo Bertelle yang berada di urutan keenam.
Upaya mengejar kelompok depan belum membuahkan hasil. Veda justru sempat turun ke posisi kesembilan. Beruntung, Alvaro Carpe melebar dari lintasan sehingga Veda kembali naik ke posisi kedelapan.
Memasuki lap ke-15, duel perebutan kemenangan semakin sengit. Maximo Quiles sempat mengambil alih posisi pertama, tetapi Brian Uriarte tak butuh waktu lama untuk merebutnya kembali.
Empat lap menjelang finis, Quiles kembali memimpin jalannya balapan. Di saat bersamaan, Veda sempat turun hingga posisi ke-12 setelah terlibat persaingan ketat di kelompok tengah.
Drama berlanjut pada lap terakhir. Uriarte kembali merebut posisi terdepan dari Quiles dan berhasil mempertahankannya hingga garis finis untuk memastikan kemenangan di Moto3 Jerman 2026.
Sementara itu, Veda Ega menunjukkan perjuangan hingga tikungan terakhir. Ia berhasil menyalip beberapa rival di lap penutup dan menuntaskan balapan di posisi kedelapan, sekaligus mengamankan hasil positif bagi Indonesia di Sachsenring.


