Tema Hari Telekomunikasi Sedunia 2026 Buka Fakta Penting soal Masa Depan Digital

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Setiap 17 Mei, dunia memperingati Hari Telekomunikasi dan Masyarakat Informasi Sedunia atau World Telecommunication and Information Society Day (WTISD). Momentum internasional ini bukan sekadar perayaan perkembangan teknologi komunikasi.

Namun, perayaan hari itu juga pengingat bahwa konektivitas digital kini telah menjadi bagian vital dalam kehidupan manusia modern.

Pada 2026, tema yang diangkat oleh International Telecommunication Union (ITU) adalah “Digital Lifelines: Strengthening Resilience in a Connected World” atau “Jalur Kehidupan Digital: Memperkuat Ketangguhan di Dunia yang Terkoneksi”.

Tema itu menyoroti pentingnya infrastruktur digital sebagai penopang utama masyarakat global, mulai dari layanan publik, sistem kesehatan, pendidikan, hingga respons bencana dan komunikasi darurat.

Dalam pesan resminya, Sekretaris Jenderal António Guterres menegaskan bahwa teknologi digital kini berperan layaknya ‘jalur kehidupan’ yang menghubungkan masyarakat dengan keselamatan dan layanan penting.

“Infrastruktur digital merupakan barang publik yang sangat penting,” kata Guterres dikutip dari United Nations in Indonesia, pada Minggu, (17/5/2026).

- Advertisement -

Menurut dia, ketika bencana terjadi, jaringan komunikasi menjadi sarana utama penyebaran peringatan dini, membantu petugas penyelamat bekerja lebih cepat, serta menjaga layanan publik tetap berjalan.

Namun, di balik pesatnya perkembangan teknologi, dunia masih menghadapi tantangan besar berupa kesenjangan digital. Jutaan masyarakat global hingga kini masih belum memiliki akses internet yang memadai.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menilai ketimpangan akses digital dapat memperlebar jurang ekonomi, pendidikan, dan sosial di berbagai negara berkembang. Ancaman disinformasi, serangan siber, hingga ketimpangan kecerdasan buatan (AI) juga menjadi perhatian serius dunia internasional.

Adapun, International Telecommunication Union (ITU) bahkan menyebut konektivitas digital saat ini sama pentingnya dengan infrastruktur dasar lain seperti jalan raya dan listrik.

“Konektivitas telah menjadi sama pentingnya bagi kehidupan modern seperti jalan raya dan listrik,” tutur Sekretaris Jenderal ITU Doreen Bogdan-Martin.

Hari Telekomunikasi dan Masyarakat Informasi Sedunia sendiri diperingati setiap 17 Mei untuk menandai berdirinya ITU pada 1865. Selain itu, sebagai momen penandatanganan Konvensi Telegraf Internasional pertama di dunia.

Awalnya, peringatan ini dikenal sebagai World Telecommunication Day sejak 1969 sebelum akhirnya digabung dengan World Information Society Day pada 2006.

Peringatan tahunan tersebut juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap manfaat internet dan teknologi komunikasi dalam mempercepat pembangunan ekonomi serta mempersempit kesenjangan informasi global.

Di era transformasi digital yang semakin cepat, telekomunikasi kini tidak lagi sekadar alat komunikasi. Namun, sudah menjadi fondasi penting bagi aktivitas masyarakat dunia. Mulai dari layanan kesehatan digital, pendidikan daring, transaksi ekonomi, hingga sistem pemerintahan modern, seluruhnya bergantung pada konektivitas yang stabil dan aman.

Melalui tema WTISD 2026, ITU dan PBB mengajak seluruh negara memperkuat kolaborasi membangun infrastruktur digital yang tangguh, aman, inklusif. Selain itu, mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Dani Yoga
Dani Yoga
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU