Efek Gaza Menghantam, Israel Dinobatkan Jadi Negara Paling Dibenci Sedunia

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTAIsrael menempati posisi terbawah dalam survei persepsi global tahun 2026 yang dirilis lembaga riset internasional Nira Data. Dalam hasil survei itu, Israel dinilai sebagai negara dengan citra paling negatif di dunia.

Temuan survei bahwa Israel jadi negara paligh dibenci melampaui Korea Utara, Afghanistan, hingga Iran. Hasil survei muncul dalam laporan Global Nation Perceptions 2026 yang melibatkan 46.667 responden dari berbagai negara.

Survei tersebut mengukur pandangan masyarakat dunia terhadap 129 negara serta tiga organisasi internasional. Sebaliknya, negara-negara yang memperoleh citra paling positif di mata publik global adalah Swiss, Kanada, Jepang, Swedia, dan Italia.

Hasil survei ini menjadi sorotan besar karena memperlihatkan perubahan tajam persepsi internasional terhadap Israel di tengah perang berkepanjangan di Gaza serta meningkatnya konflik di kawasan Timur Tengah.

Laporan tersebut menyebut, penurunan reputasi Israel terjadi seiring meningkatnya kritik internasional terhadap operasi militer mereka di Gaza, Palestina. Agresi brutal Israel juga memicu pengungsian massal warga Palestina, hingga tuduhan pelanggaran hukum internasional.

“Citra global Israel telah runtuh karena organisasi hak asasi manusia, para ahli PBB, dan pengadilan internasional telah memperingatkan tentang pelanggaran berat hukum internasional oleh negara pendudukan tersebut,” demikian dikutip dari Middle East Monitor, pada Jumat, (15/5/2026).

- Advertisement -

Survei itu juga menyoroti bagaimana opini publik dunia mengalami perubahan signifikan sejak perang Gaza pecah pada Oktober 2023. Israel disebut telah membunuh lebih dari 74 ribu warga Palestina serta menghancurkan sebagian besar infrastruktur sipil di Gaza.

Selain Israel, Amerika Serikat (AS) turut mengalami penurunan citra internasional yang cukup tajam. Dalam survei tersebut, AS masuk dalam lima negara dengan persepsi paling negatif di dunia.

Skor persepsi bersih AS turun drastis dari +22 persen pada 2024 menjadi -16 persen pada 2026. Penurunan 38 poin itu disebut sebagai salah satu kemerosotan citra terbesar dalam dua tahun terakhir.

Penurunan reputasi Washington dikaitkan dengan kebijakan luar negeri Presiden AS Donald Trump, termasuk ketegangan dengan sekutu NATO. Begitupun kebijakan kontroversial Trump lainnya seperti tarif agresif, hingga dukungan berkelanjutan AS terhadap Israel dalam konflik Timur Tengah.

“Survei tersebut menemukan bahwa AS kini dipandang sebagai ancaman global utama, di belakang Rusia dan Israel.”

Dalam laporan yang sama, Nira Data menjelaskan bahwa Democracy Perception Index 2026 merupakan salah satu survei demokrasi terbesar di dunia. Penelitian ini melibatkan lebih dari 94 ribu responden di 98 negara untuk mengukur bagaimana masyarakat memandang kondisi demokrasi di negara masing-masing.

Penilaian dilakukan melalui sejumlah indikator seperti kebebasan berbicara, transparansi pemerintah, pluralisme politik, supremasi hukum, hingga proses transisi kekuasaan secara damai.

Bagi banyak pengamat internasional, hasil survei ini memperlihatkan dampak besar perang Gaza terhadap persepsi global terhadap Israel dan sekutu utamanya, AS.

Pemerintahan AS terutama di era Donald Trump selalu melindungi Israel dari pertanggungjawaban di PBB. AS juga melanjutkan transfer senjata meskipun ada bukti kejahatan perang yang semakin meningkat.

“Survei tersebut menunjukkan bahwa publik global semakin mengaitkan kekuatan Amerika dengan impunitas, standar ganda, dan perang yang destabilisasi.”

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Dani Yoga
Dani Yoga
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU