HOLOPIS.COM, JAKARTA – Eksfoliasi sudah menjadi bagian penting dalam rutinitas skincare banyak orang. Mulai dari toner exfoliating, serum acid, hingga scrub wajah semakin mudah ditemukan dan dipakai sehari-hari demi mendapatkan kulit yang lebih halus dan glowing.
Namun di balik tren kulit mulus dan “glassy”, banyak orang ternyata tanpa sadar melakukan eksfoliasi terlalu sering. Alih-alih membuat wajah semakin sehat, kebiasaan ini justru bisa merusak skin barrier dan memicu berbagai masalah kulit baru.
1. Eksfoliasi Memang Penting untuk Kulit
Eksfoliasi adalah proses mengangkat sel kulit mati agar wajah terlihat lebih cerah dan tekstur kulit terasa lebih halus.
Karena itu, produk exfoliating sering dipakai untuk membantu mengatasi kulit kusam, pori-pori tersumbat, hingga bekas jerawat ringan.
2. Terlalu Sering Justru Bisa Bikin Iritasi
Banyak orang mengira semakin sering eksfoliasi, maka hasil kulit glowing akan semakin cepat terlihat. Padahal, kulit juga punya batas toleransi.
Jika dilakukan terlalu berlebihan, lapisan pelindung alami kulit atau skin barrier bisa ikut terkikis. Akibatnya, kulit menjadi lebih sensitif, mudah merah, perih, hingga terasa seperti terbakar.
3. Tanda Skin Barrier Mulai Rusak
Skin barrier yang terganggu biasanya membuat wajah terasa tidak nyaman. Kulit bisa terasa kering, ketarik, gampang breakout, bahkan perih saat memakai skincare yang sebelumnya aman digunakan.
Beberapa orang juga mengalami munculnya bruntusan kecil setelah terlalu sering memakai produk exfoliating.
4. Tidak Semua Kulit Butuh Eksfoliasi Setiap Hari
Frekuensi eksfoliasi sebenarnya bergantung pada kondisi kulit masing-masing. Pemilik kulit sensitif biasanya membutuhkan jeda lebih panjang dibanding kulit berminyak.
Karena itu, banyak ahli skincare menyarankan eksfoliasi cukup satu hingga dua kali seminggu, terutama jika memakai kandungan aktif seperti AHA, BHA, atau retinol.
5. Fokus ke Skin Barrier Mulai Jadi Tren Baru
Belakangan ini, banyak orang mulai lebih fokus menjaga kesehatan skin barrier dibanding terlalu agresif mengejar kulit glowing instan. ATiSkincare dengan kandungan soothing dan hydrating seperti ceramide, panthenol, hingga hyaluronic acid pun semakin populer karena dianggap membantu menjaga lapisan pelindung kulit tetap sehat.
Pada akhirnya, eksfoliasi memang bisa membantu memperbaiki tekstur kulit jika dilakukan dengan benar. Namun kalau terlalu sering dan tidak disesuaikan dengan kondisi wajah, kulit justru bisa “kelelahan” dan lebih mudah mengalami iritasi.

