MAKASSAR, HOLOPIS.COM – Polrestabes Makassar mengamankan tujuh pelaku tawuran geng motor yang melibatkan sekitar 200 orang di Lapangan Inspeksi PAM, Kelurahan Tallo Baru, Kecamatan Panakkukang.
Dari ratusan pelaku tawuran, mayoritas dari mereka masih berstatus pelajar, termasuk dari 7 yang diamankan.
Kasi Humas Polrestabes Makassar, Kompol Wahiduddin, mengatakan para pelaku yang diamankan merupakan bagian dari geng motor yang dijuluki “Terobos”.
Polisi masih mendalami identitas kelompok lawan karena para pelaku belum memberikan keterangan.
“Kelompok yang kami amankan ada yang masuk ke geng Terobos. Untuk lawannya belum kami dapat karena mereka belum mengaku,” jelas Wahiduddin, saat rilis di Mapolrestabes Makassar, Sabtu (9/5/2026).
Wahid menambahkan, para pelaku tawuran awalnya saling nantang di Media Sosial (Medsos), kemudian ajak ketemuan dan terjadilah tawuran.
“Menurut informasi di TKP, mereka janjian melalui Medsos. Tawuran sempat terjadi, namun kami bergerak cepat bersama Tim Trisula sehingga tawuran lebih luas bisa dicegah,” ujarnya.
Dari tujuh orang yang diamankan, enam di antaranya berstatus pelajar dan satu orang merupakan karyawan swasta.
Salah satu pelaku juga diamankan dari lokasi berbeda di wilayah Rappocini, sementara beberapa lainnya berasal dari Kabupaten Gowa.
Dalam penyisiran di lokasi kejadian, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa satu bom molotov, tiga ketapel, empat anak panah busur, dua badik, tiga parang panjang, satu samurai, satu magasin airsoft gun, serta 22 unit sepeda motor.
“Kami tidak mengamankan barang bukti dari tangan pelaku namun barang bukti yang diamankan adalah barang bukti yang dibuang pelaku di TKP saat polisi datang,”beberya.
Sementara dari 22 motor yang diamankan, hanya tiga unit yang diakui milik para pelaku yang telah ditangkap. Sisanya diduga milik pelaku lain yang melarikan diri.
“Banyak motor ditinggalkan dalam keadaan terkunci leher, bahkan ada satu yang tercebur ke kanal,” ucapnya.
Polisi kini masih memburu pelaku lain yang terlibat dan mendalami jaringan geng motor tersebut untuk mencegah tawuran serupa terulang.


