Viral di X! Isi Chat Diduga Menkes Ungkit Kondisi Kesehatan dr Myta, Netizen Bereaksi Keras

0 Shares

JAKARTA, HOLOPIS.COM Viral di X, isi chat diduga Menkes Budi Gunadi soal kondisi kesehatan dr Myta memicu polemik dan reaksi keras dari netizen di media sosial.

Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan beredarnya tangkapan layar percakapan yang diduga melibatkan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Isi chat tersebut viral di platform X dan langsung memicu gelombang reaksi publik, terutama karena dikaitkan dengan kasus meninggalnya dokter internship, dr. Myta Aprilia Azmy.

Kasus ini sebelumnya sudah menyita perhatian luas setelah muncul dugaan bahwa dr. Myta mengalami beban kerja ekstrem selama menjalani program internship di RSUD KH Daud Arif.

Ia disebut harus menjalani jadwal kerja selama tujuh hari berturut-turut tanpa waktu istirahat yang cukup, bahkan tetap bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD) meski kondisi kesehatannya dilaporkan menurun.

Situasi semakin memanas setelah akun X @txtdarijasputih mengunggah tangkapan layar percakapan yang disebut berasal dari akun @ppdsgram.

- Advertisement -

Dalam chat yang beredar, terdapat pernyataan yang dinilai menyinggung soal tanggung jawab atas kematian dr. Myta.

Chat X Holopis
Chat diduga Menkes soal dr Myta viral, singgung kesehatan, netizen bereaksi keras (Foto: X)

“Sudah wafat, yang salah tetap almarhumah bukan sistemnya. Gak wajar kalian @kemenkesri. Kalau tidak mampu, masih bisa mundur, kasihan TS kami semua,” demikian bunyi salah satu kutipan dalam percakapan yang viral tersebut.

Tak hanya itu, isi chat juga menyinggung kondisi kesehatan dr. Myta sebelum menjalani internship.

Dalam percakapan itu disebutkan bahwa yang bersangkutan seharusnya tidak lolos screening kesehatan karena diduga memiliki riwayat penyakit tertentu.

“Harusnya ybs tidak lolos screening kesehatan untuk program internship karena ada TB, ini sama dengan kasus yang wafat sebelumnya karena ada penyakit kronis yang tidak terlaporkan saat MCU,” tulisnya lagi dalam chat yang beredar.

Pernyataan tersebut sontak memicu kemarahan publik.

Banyak netizen menilai narasi dalam chat itu terkesan menyalahkan korban, alih-alih menyoroti sistem kerja dan pengawasan dalam program internship dokter yang kini tengah disorot.

Di sisi lain, beredar pula dokumen absensi yang diduga milik dr. Myta. Dokumen tersebut diunggah akun Instagram @medicstory.id dan menunjukkan pola kerja yang dianggap tidak manusiawi, dengan jadwal jaga tanpa jeda istirahat yang memadai selama sepekan penuh.

Fakta ini memperkuat dugaan bahwa tekanan kerja menjadi salah satu faktor penting yang perlu diusut dalam kasus ini.

Apalagi, sejumlah pihak menyebut dr. Myta sebelumnya telah menyelesaikan masa stase di puskesmas selama enam bulan tanpa kendala berarti, yang mengindikasikan kondisi kesehatannya cukup stabil.

Hingga kini, belum ada klarifikasi resmi dari Kementerian Kesehatan terkait keaslian chat yang beredar maupun isi percakapan tersebut.

Namun tekanan publik terus meningkat, mendesak adanya transparansi dan investigasi menyeluruh.

Di media sosial, tagar terkait kasus ini mulai bermunculan dan ramai diperbincangkan.

Netizen mendesak agar fokus penyelidikan tidak dialihkan, serta meminta evaluasi serius terhadap sistem kerja dokter internship di Indonesia.

Kasus dr. Myta Aprilia Azmy kini bukan hanya soal satu individu, tetapi telah berkembang menjadi simbol kritik terhadap sistem kesehatan, khususnya terkait perlindungan tenaga medis muda.

Publik pun menunggu langkah tegas pemerintah dalam menjawab polemik yang terus bergulir ini.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang.Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Gesha Yuliani Nattasya
Muhammad Ibnu Idris
Gesha Yuliani Nattasya, Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU