HOLOPIS.COM, JAKARTA – Menkes Budi Gunadi Sadikin menyebut daging kurban kaya protein dan manfaatnya disebut setara whey protein mahal untuk tubuh.
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyebut daging kurban memiliki manfaat besar bagi kesehatan karena kandungan proteinnya disebut setara dengan whey protein yang selama ini identik dengan suplemen mahal untuk pembentukan otot.

Pernyataan itu disampaikan Budi dalam video yang diunggah melalui akun TikTok pribadinya @bgsadikin dan langsung ramai diperbincangkan warganet menjelang Idul Adha.
Dalam video tersebut, Budi mengingatkan masyarakat agar tidak langsung menghabiskan seluruh daging kurban yang diterima.
Ia menyarankan daging dibagi dalam porsi kecil agar bisa dimanfaatkan lebih lama.
“Kalau dikasih daging kurban biasanya dapat 1 kilo, jangan dihabisin. Dibagi aja kecil-kecil supaya bisa dipakai beberapa kali,” ujar Budi.
Menurutnya, kandungan protein dalam daging merah sangat tinggi dan penting untuk kebutuhan tubuh, terutama bagi masyarakat yang aktif berolahraga hingga membutuhkan pemulihan otot.
Budi menjelaskan setiap 100 gram daging sapi mengandung sekitar 26 gram protein.
Kandungan tersebut dinilai sangat baik untuk membantu pembentukan otot, pemulihan tubuh setelah aktivitas berat, hingga menjaga kebugaran.
“Protein sangat dibutuhkan kalau mau membesarkan otot, olahraga, atau recovery habis lari jarak jauh,” katanya.
Tak hanya protein, Menkes juga menyoroti kandungan zat besi dan asam amino esensial dalam daging sapi maupun kambing yang disebut tidak bisa diproduksi sendiri oleh tubuh manusia.
Ia mengatakan zat tersebut berperan penting dalam meningkatkan kualitas darah dan menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
“Daging kambing dan sapi itu mengandung banyak asam amino yang tidak bisa diproduksi tubuh kita, tapi ada di daging merah,” lanjutnya.
Pernyataan Menkes itu pun viral di media sosial.
Banyak netizen mengaku baru menyadari bahwa daging kurban ternyata memiliki nilai gizi tinggi yang bisa menjadi sumber protein alternatif selain suplemen olahraga.
Momentum Idul Adha, kata Budi, bukan hanya soal berbagi kepada sesama, tetapi juga kesempatan masyarakat untuk memperbaiki asupan gizi keluarga.
“Selain masa berbagi, ini juga masa meningkatkan kesehatan dan asupan protein tubuh kita sendiri,” tuturnya.
Video tersebut kini ramai dibagikan ulang di berbagai platform media sosial dan menuai beragam komentar dari masyarakat yang mulai membandingkan manfaat daging kurban dengan whey protein yang harganya relatif mahal di pasaran.

