HOLOPIS.COM, JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto memutuskan untuk segera merevitalisasi seluruh lintasan kereta api di Jawa imbas kecelakaan maut di Stasiun Bekasi Timur.
Usai menjenguk korban kecelakaan kereta di RSUD Bekasi, Jawa Barat pada Selasa (28/4), Presiden Prabowo menyebut sebagian besar perlintasan kereta di Jawa sudah terbilang kuno.
“Kemudian di Jawa ada 1.800 titik yang juga lintasan seperti ini, ini dari jaman, saya kira, dari jaman Belanda ya, sudah berapa puluh tahun,” kata Presiden Prabowo Subianto dalam pernyataannya yang dikutip Holopis.com.
Dengan adanya kecelakaan maut yang menyebabkan korban meninggal hingga 14 orang itu, Presiden Prabowo sudah merasa perlu untuk melakukan perbaikan menyeluruh.
“Sekarang ya sudah lah kita selesaikan semua itu. Saya sudah perintahkan segera kita akan perbaiki semua lintasan tersebut. Apakah dengan dilakukan pos jaga atau dengan flyover, nanti pelaksanaanya kita tunjuk,” ujarnya.
Dengan rencana renovasi tersebut, Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa pemerintah bakal menyiapkan anggaran dengan jumlah yang cukup signifikan.
“Kita perhitungkan sekitar hampir 4 T ya, Rp4 triliun,” ucapnya.
Besarnya anggaran tersebut, Presiden Prabowo sangat wajar demi keselamatan para penumpang kereta api.
“Demi keselamatan dan demi… karena kita sangat penting, kita sangat perlu kereta api, kita harus keluarkan itu. Sekarang saatnya, sudah berapa puluh tahun tidak dilakukan, kita sekarang lakukan ya,” tegasnya.


