Habib Syakur Sentil Soleman Ponto : Serangan ke Andrie Yunus Jelas Operasi Intelijen

5 Shares

JAKARTA, HOLOPIS.COMInisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK) Habib Syakur Ali Mahdi Al Hamid menentang klaim mantan Kepala BAIS (Badan Intelijen Strategis) Soleman Ponto, bahwa penyerangan terhadap Andrie Yunus bukan operasi intelijen.

Menurutnya, penyiraman air keras kepada Andrie jelas bagian dari fakta terjadi operasi intelijen. Sebab penyerangan tersebut terjadi tidak dalam spontanitas, melainkan terstruktur dan sistematis.

- Advertisement -

“Saya kira itu omongan ngawur (dari Soleman Ponto -red). Kalau kita lihat fakta rekaman CCTV jelas kok, itu dilakukan terencana, bagaimana Andrie diintai sebelum podcast hingga sampai dieksekusi di Jalan Salemba I itu,” kata Habib Syakur kepada Holopis.com, Senin (6/4/2026).

Alasan mengapa dirinya yakin bahwa jelas penyerangan Andrie Yunus adalah berasal dari kegiatan operasi intelijen, karena melihat dari rentetan pergerakan para terduga pelaku, terduga sindikasi, hingga background dari para terduga pelaku yang sempat diungkap baik oleh Polda Metro Jaya maupun PUSPOM TNI.

- Advertisement -

“Pelaku sudah mengintai sebelum Andrie podcast di YLBHI. Pelaku tahu agenda podcast itu yang mungkin kita tahu tak ada undangan publik kan, dari mana pelaku tahu,” ujarnya.

Ditambah lagi soal pergerakan yang diklaim Tim Advokasi Untuk Demokrasi (TAUD) yang menyebut bahwa ada sekitar 16 orang yang diduga kuat terlibat dari semua peristiwa penyerangan itu.

“Kan ada surveillance, mereka terlihat tidak hanya di sekitar LBH, tapi ada di beberapa lokasi jika merujuk klaim TAUD ya dari pergerakan dua eksekutor. Lalu dari mana dia nyiapin air keras, gak mungkin ujug-ujug, artinya jelas ini terencana dan tersistem,” tandasnya.

Sejauh ini, ada 4 (empat) identitas yang disebut-sebut menjadi aktor eksekusi. Di mana seluruhnya disebut merupakan prajurit TNI aktif dari matra TNI AL dan TNI AU. Walaupun semuanya sedang menjadi BKO di Denma BAIS TNI.

“Kan diklaim PUSPOM empat orang yang diamankan itu anggota TNI, semuanya dinas di BAIS kan. Lalu apakah mungkin mereka punya dendam pribadi jika variabelnya tidak personal, saya dan mungkin public common sense meyakini ini operasi terkomando ya,” tukas Habib Syakur.

Oleh sebab itu, ia menekankan bahwa apa yang menjadi klaim Soleman B Ponto soal penyerangan Andrie Yunus bukan operasi intelijen, menurutnya sangat dangkal.

“Ya kan silakan Pak Soleman bilang begitu, dia kan mungkin mau menyelamatkan institusi yang pernah dia pimpin. Tapi nalar sehat masyarakat tentu tak sependapat, dan saya juga tidak,” pungkasnya.

Sebelumnya, beredar statemen Soleman B Ponto yang meragukan aktivis Andrie dijadikan target operasi BAIS Sebab, berdasarkan pengalamannya memimpin BAIS, maka target operasi akan dieliminasi. Andrie tak akan bisa kembali dalam keadaan hidup.

“Jadi, kalau BAIS sudah menurunkan operasi khusus untuk Andrie, maka Andrie itu sudah tidak pulang ke rumah, tinggal nama,” ujar Ponto ketika berbincang di program ‘Ngobrol Seru’ by IDN Times, dikutip dari YouTube IDN Times pada Jumat (3/4/2026).

Ia menegaskan jika benar Andrie Yunus adalah target operasi BAIS, berdasarkan pengalamannya tentu target tersebut sudah akan hilang tanpa jejak. Namun faktanya, Andrie hanya mengalami luka dan masih bisa dirawat di Rumah Sakit sekalipun terancam mengalami cacat permanen pada sebagian tubuh, khususnya mata.

“Saya pernah pimpin BAIS. Kalau saya menyiapkan operasi khusus untuk Andrie, maka Andrie akan hilang. Tidak begini jadinya,” sambungnya.

Dalam peristiwa yang menimpa Andrie, Ponto meyakini operasi tersebut tak diketahui oleh Kabais Letjen Yudi Abrimantyo. Meskipun Yudi mundur dari jabatannya sebagai Kabais.

“Ini lebih banyak anak-anak di bawah (prajurit level bawah) yang melakukannya,” kata purnawirawan pati dari TNI Angkatan Laut (AL) tersebut.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
5 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

Berita Terbaru