HOLOPIS.COM, JAKARTA – Google menghadirkan fitur baru untuk memudahkan pengguna berpindah dari chatbot lain ke layanan AI miliknya, Gemini. Fitur ini diumumkan pada Kamis dan diberi nama “switching tools”.
Melalui fitur tersebut, pengguna dapat memindahkan data penting seperti informasi pribadi (memori) hingga riwayat percakapan dari chatbot lain ke Gemini. Dengan begitu, pengguna tidak perlu mengulang dari awal saat mulai menggunakan Gemini.
Seperti yang dilansir Holopis.com dari Techcrunch, Jumat, (27/3), Google menjelaskan, pengguna bisa menyalin informasi dari chatbot lama dengan bantuan perintah (prompt) yang disarankan Gemini, lalu menempelkannya ke Gemini.
Cara ini membantu sistem memahami preferensi, hubungan, dan konteks pribadi pengguna dengan lebih cepat.
Selain itu, riwayat percakapan juga dapat dipindahkan dengan mengunggah file dalam format zip. Fitur ini memungkinkan pengguna melanjutkan percakapan lama tanpa terputus, serta mencari kembali isi chat sebelumnya.
Langkah ini dilakukan Google untuk meningkatkan jumlah pengguna Gemini di tengah persaingan ketat chatbot AI. Saat ini, ChatGPT masih memimpin pasar dengan sekitar 900 juta pengguna aktif mingguan, sementara Gemini telah mencapai lebih dari 750 juta pengguna aktif bulanan.
Fitur baru ini diharapkan dapat membantu Google mengejar ketertinggalan dan menarik lebih banyak pengguna ke platform Gemini.

