HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 akan melibatkan kekuatan besar dari aparat gabungan. Sebanyak 161.243 personel dikerahkan dalam Operasi Ketupat 2026 untuk memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman dan lancar selama periode Idulfitri.
Kesiapan tersebut akan ditandai dengan apel gelar pasukan yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Kamis besok (12/3/2026). Apel dijadwalkan dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai pimpinan upacara.
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan apel gelar pasukan menjadi langkah terakhir untuk memastikan seluruh unsur pengamanan siap menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat saat Lebaran.
“Besok sekitar jam 16.00 WIB akan dilaksanakan apel gelar pasukan di lapangan Monas. Terjadwal dipimpin Bapak Kapolri sebagai pimpinan apel gelar pasukan,” kata Isir di Gedung Divisi Humas Polri, Jakarta, dikutip Holopis.com, Rabu (11/3/2026).
Ia menjelaskan, apel tersebut merupakan tahap final sebelum Operasi Ketupat 2026 resmi dilaksanakan.
“Apel gelar pasukan ini merupakan pengecekan final terhadap kesiapan personel, sarana, dan prasarana yang akan dikerahkan dalam Operasi Ketupat 2026,” ujar Isir.
Operasi Ketupat 2026 sendiri akan berlangsung selama dua pekan, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Selama periode tersebut, aparat gabungan dari berbagai instansi akan disebar di sejumlah titik strategis guna mengamankan mobilitas pemudik di seluruh Indonesia.
Selain menyiapkan ratusan ribu personel, aparat juga mendirikan 2.476 pos pengamanan yang tersebar di berbagai jalur mudik. Pos tersebut terdiri dari 1.624 Pos Pengamanan (Pos Pam), 779 Pos Pelayanan (Pos Yan), dan 343 Pos Terpadu.
Pos-pos tersebut akan menjadi pusat layanan sekaligus titik koordinasi pengamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.
Polri juga menaruh perhatian khusus pada sejumlah objek vital yang diperkirakan menjadi pusat aktivitas masyarakat selama periode libur Lebaran.
Pengamanan akan difokuskan pada rumah ibadah, lokasi pelaksanaan salat Id, objek wisata, pusat perbelanjaan, hingga simpul-simpul transportasi seperti pelabuhan, terminal, stasiun, dan bandara.
Secara keseluruhan, terdapat 185.544 objek yang masuk dalam daftar pengamanan selama Operasi Ketupat 2026.


