HOLOPIS.COM, JAKARTA – Tim Disaster Victim Identification (DVI) berhasil mengidentifikasi 57 jenazah korban longsor di Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, seluruh jenazah yang telah teridentifikasi telah diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing.
“Tim SAR gabungan telah mengirimkan sebanyak 74 kantong jenazah untuk proses identifikasi,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Senin (2/2).
Abdul mengatakan bahwa dari jumlah tersebut, 17 kantong jenazah masih dalam tahap identifikasi.
Sementara itu, pada operasi pencarian hari ini Tim SAR gabungan menambah pengerahan alat berat guna memperluas area pencarian terhadap enam orang yang hingga saat ini masih dinyatakan hilang.
“Sedikitnya 18 unit alat berat dikerahkan dalam operasi pencarian tersebut,” imbuhnya.
Abdul mengungkapkan bahwa kondisi cuaca yang masih disertai hujan dengan intensitas ringan hingga sedang menjadi tantangan tersendiri bagi tim SAR gabungan di lapangan.
Meski demikian, kondisi tersebut tidak menurunkan semangat personel SAR gabungan yang saat ini berjumlah sekitar 3.229 orang.
Sementara itu, berdasarkan data awal dan pembaruan terkini, sebanyak 517 jiwa pengungsi telah kembali ke rumah masing-masing. Adapun pengungsi yang masih bertahan di lokasi pengungsian berjumlah 159 jiwa dari 49 kepala keluarga (KK).
Untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar para pengungsi, Abdul mengatakan bahwa pihaknya telah menyalurkan bantuan berupa 200 paket sembako, 200 paket makanan siap saji, 200 matras, 50 paket alat kebersihan, 2 unit toilet portable, 1 unit genset, 1 unit pompa alkon, serta 100 selimut.


