Kantor Pemda Aceh Tamiang Dibersihkan Praja IPDN, Agar Layanan Publik Berjalan

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) mulai bergerak membersihkan sejumlah kantor pemerintahan daerah di Aceh, khususnya Kabupaten Aceh Tamiang, pascabanjir besar yang melanda wilayah tersebut.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik bisa segera kembali berjalan normal.

Di sejumlah kantor dinas, para praja tampak bahu-membahu membersihkan lumpur yang menggenangi ruangan. Lumpur diserok secara manual, sementara meja, kursi, dan peralatan kantor lainnya disingkirkan terlebih dahulu agar proses pembersihan berjalan maksimal. Peralatan yang rusak akibat banjir juga dipilah untuk didata.

“Di sini kami dari satuan praja madya dan praja muda IPDN kampus Jatinangor dan kampus daerah sedang melaksanakan pembersihan gedung Dinas PUPR Kabupaten Aceh Taming,” kata Praja Madya IPDN, Yohanes D Busawer, Minggu (4/1/2026).

Praja asal Papua Barat Daya itu menegaskan, kegiatan ini menjadi bentuk nyata semangat gotong royong para praja demi membantu masyarakat dan pemerintah daerah bangkit dari dampak bencana.

“Kita harus saling bahu-membahu, gotong-royong untuk membantu pembersihan kantor pemerintahan yang ada di sini. Agar pegawai pemerintah di sini bisa mengakses kantor kembali. Kemudian pemerintahan di Aceh Tamiang dapat berjalan kembali dengan aman dan bersih,” ujarnya.

- Advertisement -

Sebanyak 1.138 praja IPDN dikerahkan ke Aceh Tamiang. Mereka diberangkatkan secara bertahap, dimulai kloter pertama sebanyak 413 orang pada Sabtu (3/1), disusul kloter kedua dan ketiga pada Minggu (4/1) dan Senin (5/1).

Momen keberangkatan para praja ini turut diunggah oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto melalui akun Instagram resminya. Dalam video tersebut, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian tampak melepas langsung para praja dan memberikan arahan di dalam pesawat.

“Misi kemanusiaan kita menolong saudara-saudara kita,” ujar Tito kepada para taruna.

Setibanya di Aceh Tamiang, Bima Arya kembali memberikan pengarahan. Ia menegaskan bahwa tugas para praja merupakan bagian dari medan pengabdian.

“Adik-adik praja, ini adalah medan perjuangan selama paling tidak satu bulan. Tugas kita di sini adalah membersihkan kantor-kantor dinas,” ucapnya.

Arahan Mendagri tersebut menegaskan peran praja IPDN sebagai garda terdepan dalam membantu percepatan pemulihan pemerintahan dan pelayanan publik pascabencana di Aceh Tamiang.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Ronalds Petrus Gerson
Ronalds Petrus Gerson
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU