HOLOPIS.COM, JAKARTA – Polda Maluku Utara (Malut) menggelar Operasi Pekat Kie Raha – II Tahun 2025 sejak 9 Desember hingga 16 Desember 2025 sebagai upaya cipta kondisi menjelang perayaan Natal 2025 dan tahun baru 2026 di wilayah Malut.
Dikutip HOLOPIS.COM dari Tribrata Polri, Kabid Humas Polda Maluku Utara, Kombes Pol Bambang Suharyono menjelaskan, Operasi Pekat Kie Raha dilaksanakan sebagai upaya pengamanan selama perayaan Natal dan Tahun Baru.
“Operasi ini kita laksanakan untuk memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif menjelang dan selama perayaan Nataru. Masyarakat harus merasa aman dalam beribadah maupun beraktivitas,” kata Kombes Pol Bambang Suharyono seperti dikutip HOLOPIS.COM pada Kamis (11/12/2025).
Bambang menjelaskan, adapun fokus utama dalam operasi ini adalah memberantas penyakit masyarakat yang mungkin akan terjadi selama libur akhir tahun, seperti peredaran minuman keras (miras), narkoba, perjudian, hingga praktek prostitusi dan pencurian.
“Kami mengimbau masyarakat untuk turut serta menciptakan keamanan dengan mematuhi aturan dan melaporkan hal-hal mencurigakan. Mari bersama-sama menyukseskan perayaan Nataru yang aman dan nyaman,” ujarnya.
Bambang berharap melalui pelaksanaan Operasi Pekat Kie Raha, seluruh rangkaian kegiatan perayaan Natal tahun 2025 dan Tahun Baru 2026 di Maluku Utara dapat berlangsung dengan aman dan tertib.
Ia juga menghimbau agar masyarakat dapat mematuhi serta mendukung pelaksanaan operasi tersebut, sebab menurutnya keberhasilan gelaran Operasi Pekat Kie Raha dapat terwujud jika terdapat peran serta seluruh elemen masyarakat.
“Operasi ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan masyarakat yang aman, tertib dan bebas dari aktivitas yang meresahkan. Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Maluku Utara agar mendukung pelaksanaan operasi ini, karena keberhasilan kegiatan ini membutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya.


