HOLOPIS.COM, SUMATERA – Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto, melakukan rangkaian kunjungan ke wilayah terdampak banjir bandang dan longsor di Aceh serta Sumatera Barat.
Dalam kunjungan yang berlangsung sejak Sabtu (29/11), Titiek meninjau langsung kondisi para pengungsi dan memastikan kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi.
Sambil berinteraksi, terlihat Titiek juga berupaya menguatkan para pengungsi agar tetap tabah menghadapi ujian ini.
“Sabar ya, InsyaAllah kamı akan bantu,” tuturnya.
Titiek hadir bersama putranya, Didit Prabowo, serta didampingi Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
Mereka berinteraksi dengan masyarakat yang mengungsi di Meunasah dan Gedung Tgk Chik Pante Geulima, Pidie Jaya, Aceh, untuk mendengar keluhan dan kebutuhan warga.
Harapan dan Penguatan bagi Para Pengungsi

Ia juga meninjau pemukiman yang hancur dan mengaku terenyuh melihat kondisi warga yang harus kehilangan tempat tinggal.
Titiek menegaskan bahwa kebutuhan dasar seperti logistik, perlengkapan pribadi, dan layanan kesehatan harus menjadi prioritas utama.
Selain itu, ia meminta adanya pendampingan khusus bagi anak-anak pengungsi melalui program trauma healing agar mereka dapat pulih dari tekanan psikologis pascabencana.
Soroti Pembalakan Liar dan Kerusakan Kawasan Hulu
Saat melanjutkan kunjungan ke Padang, Sumatera Barat, Titiek menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terkait penyebab bencana.
Menurutnya, banjir yang melanda sejumlah wilayah perlu dikaji dengan serius, termasuk kemungkinan adanya pembalakan liar atau penambangan ilegal di kawasan hulu.
Titiek menegaskan bahwa aktivitas yang merusak lingkungan harus ditindak tegas. Bahkan, operasi yang memiliki izin resmi pun perlu dievaluasi apabila terbukti memperparah kerusakan alam.
Ia mengingatkan bahwa masyarakat di daerah hilir adalah pihak yang paling merasakan dampak ketika bencana terjadi.
Penyaluran Bantuan untuk Tiga Provinsi
Dalam kunjungan di Sumatera Barat, Titiek hadir bersama Perum Bulog untuk menyalurkan bantuan pangan bagi warga terdampak.
Meski serah terima dilakukan di Padang, bantuan tersebut diperuntukkan bagi tiga provinsi yang terkena dampak bencana, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dan parlemen untuk memastikan dukungan logistik tetap mengalir ke wilayah yang membutuhkan, seiring dengan proses pemulihan yang terus berjalan di berbagai daerah terdampak.


