Untuk mencegah sekaligus menyembuhkan perasaan mati rasa, Albers menjelaskan seseorang yang mengalami perasaan mati rasa dapat mengikuti konseling. Koseling dapat membantu seseorang memahami emosi, sehingga memulihkan kembali hubungan antara pengalaman dan perasaan. Selain konseling, beberapa hal berikut dapat dilakukan untuk menyembuhkan perasaan mati rasa.
Olahraga
Jika kamu merasakan hidupmu kosong hingga mengalami mati rasa atau sulit mengenali emosi, cobalah untuk beraktivitas dengan cara berolahraga. Sebab, menggerakan tubuh dapat membantu kita fokus dan terhubung kembali dengan diri sendiri.
Minum Obat
Jika kamu mengalami mati rasa oleh kejadian tertentu, segeralah konsultasikan ke ahli kesehatan atau profesional agar dapat segera diobati. Dokter mungkin bisa meresepkan obat yang dapat kamu konsumsi.
Mindfulness
Albers menjelaskan, fokus pada kelima indra yakni penglihatan, penciuman, pendengaran, perasa, dan peraba dapat membantu kita sembuh dari perasaan mati rasa.
“Jika Anda mulai dengan berfokus pada kelima indra Anda, hal itu dapat membantu Anda memahami perasaan Anda,” jelas Albers.
EMDR
Terapi Eye Movement Desensitization and Reprocessing (EMDR) dapat membantu mengatur ulang otak, sehingga perasaan dan ingatan yang sulit tidak akan membuat kamu mengalami mati rasa.
Perlu diingat, jika perasaan mati rasa berlangsung lama hingga mengganggu aktivitas, atau disertai perubahan perilaku, sangat dianjurkan untuk mencari bantuan profesional. Penanganan lebih awal dapat mencegah dampak yang lebih luas pada kesehatan mental.


