Tubuh memproduksi hormon stres kortisol ketika merasa bahwa kita dalam bahaya. Kadar kortisol yang terlalu tinggi dalam jangka waktu yang lama seperti halnya stres kronis mampu menyebabkan ketidakpekaan terhadap kortisol. Artinya tubuh akan sulit merespon ketika kadar kortisol berubah, sehingga kamu mengalami perasaan mati rasa.
Sulit Mengungkapkan Perasaan
Ketika kamu tumbuh di dalam lingkungan yang tidak membiasakan kamu menunjukan perasaan atau mengekspresikan emosi yang kamu rasakan, kamu akan terbiasa memendam hal tersebut dan memutuskan perasaan yang ada.
Penyalahgunaan Zat
Ketika kamu mencoba menggunakan zat-zat tertentu untuk meredakan perasaan atau pikiran yang dialami, zat tersebut akan memberikan efek samping berupa perasaan mati rasa.
Obat-obatan
Penggunaan obat-obatan tanpa resep dokter terutama antidepresan dapat menyebabkan tumpulnya emosi sehingga kamu mengalami perasaan mati rasa.
Kondisi Kesehatan Mental
Gangguan kesehatan mental seperti kecemasan, depresi, gangguan pasca trauma (PTSD), serta gangguan disosiatif merupakan beberapa dari banyaknya kondisi yang dapat memicu mati rasa emosional.
Kondisi Kesehatan lainnya
Kimia dalam otak sensitif terhadap apa yang terjadi pada tubuh kita. Oleh karena itu, ketika tubuh sakit, misalnya mengalami penyakit anemia, atau tiroid tubuh akan mengalami mati rasa.


