Wamen Komdigi Minta Publik Cermati Informasi Program MBG Secara Utuh

0 Shares
Ukuran Teks:
21
Dengarkan:

HOLOPIS.COM, JAKARTA — Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi) Angga Raka Prabowo menyoroti pentingnya penyampaian dan penerimaan informasi publik secara utuh dalam membahas Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pernyataan ini disampaikannya menyusul adanya perdebatan mengenai komunikasi pemerintah terkait insiden keracunan makanan di sejumlah wilayah.

Angga mengatakan bahwa opini yang muncul di ruang publik tidak terlepas dari potongan informasi yang beredar tanpa konteks lengkap. Ia menilai hal tersebut dapat mempengaruhi pemahaman masyarakat terhadap tujuan dan pelaksanaan program.

“Yang pertama, kita harus mendengar informasi atau percakapan itu utuh. Mungkin yang pertama, saya berkeyakinan tidak ada maksud untuk menyepelekan. Yang kedua, kita harus lihat tadi utuh,” kata Angga sebagaimana informasi yang dikutip Holopis.com pada Rabu (29/10/2025).

Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak memiliki maksud untuk meremehkan kasus keracunan yang terjadi. Justru, menurutnya, pemerintah menargetkan pelaksanaan program berjalan tanpa insiden.

“Dalam penyampaian tersebut, bahwa tekadnya adalah zero accident. Nol kejadian. Dan itu yang diupayakan,” pungkasnya..

Lebih lanjut, Angga juga menyampaikan bahwa respons terhadap insiden dilakukan langsung di lapangan. Evaluasi dan perbaikan dijalankan seiring berjalannya program.

“Terhadap kejadian-kejadian tersebut, kita tidak menutup mata dan kita tidak lari dari situ. Kita menyelesaikan di situ. Bagaimana? Satu, kalau kita bicara BGN, BGN hari ini melakukan pembenahan, tata kelola dan segala macam,” ujarnya.

Angga kemudian menambahkan bahwa atas perintah Presiden Prabowo Subianto, kini program MBG menjadi tanggung jawab bersama. Semua pihak ikut melakukan pengawasan agar program prioritas pemerintah pusat tersebut dapat berjalan dengan lebih maksimal lagi.

“Kemudian semua, atas instruksi dari Presiden, semua ikut juga berpartisipasi, mengawasi dan membantu terlaksananya program. Jadi bukan hanya milik BGN sendiri, tapi justru lintas kementerian lembaga sekarang ikut berpartisipasi,” sambungnya.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Maria Hermina
Muhammad Ibnu Idris
Tim Penulis & Editor
Maria Hermina, Muhammad Ibnu Idris
0 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Memuat diskusi...

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKMIklan: Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--
YANG BARU