Jakarta dan Daerah Sekitar Kompak Bangun Transportasi Terpadu, Ini Bocoran Rencananya

0 Shares
Ukuran Teks:
21
Dengarkan:

Dia pun menyebut pengembangan TOD seperti di Blok M, Dukuh Atas, dan Bundaran HI akan segera dimulai 2026.

“Prinsipnya, manajemen tetap dari Pemprov DKI, sementara pelaksanaannya di lapangan dilakukan oleh MRT. Kami ingin masyarakat segera merasakan manfaat nyata dari sistem transportasi yang terintegrasi,” tutur Pramono.

Adapun terkait rencana penyesuaian tarif TransJakarta, dia beri penjelasan. Menurut dia, berdasarkan masukan masyarakat, rentang tarif baru yang diusulkan berada di kisaran Rp5.000–Rp7.000.

Namun, ia menuturkan keputusan final akan ditetapkan setelah kajian kemampuan masyarakat rampung. Menurut Pramono, langkah itu tengah difinalisasi dengan mempertimbangkan kondisi fiskal daerah dan kemampuan masyarakat.

Pramono bilang saat ini subsidi per tiket cukup besar. Sementara, Dana Bagi Hasil (DBH) dari pusat mengalami pemotongan.

“Karena itu, kami sedang menyiapkan penyesuaian tarif agar tetap rasional, tanpa membebani masyarakat kecil. Untuk 15 golongan masyarakat yang sudah mendapat subsidi, tetap akan kami lindungi dan gratiskan,” tuturnya.

 

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Dani Yoga
Tim Penulis & Editor
Dani Yoga
0 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Memuat diskusi...

Holopis UMKMIklan: Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--
YANG BARU