HOLOPIS.COM, KARAWANG – Kabupaten Karawang kembali menunjukkan komitmennya dalam melestarikan seni tradisional daerah melalui gelaran Festival Dalang Cilik Kabupaten Karawang 2025.
Ajang yang digagas oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Karawang ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk menampilkan kemampuan luar biasa dalam dunia pedalangan.
Dalam festival tersebut, tujuh dalang muda dari berbagai jenjang pendidikan tampil memukau dengan membawakan lakon-lakon khas pewayangan Sunda.
Mereka adalah Rangga Muhammad Farhan (SD Tanjungpura), Alif Khaidar Khair (MAN 2 Karawang), Azka Ramdani Nata (SMPN 1 Rengasdengklok), Muhammad Septian Ardiansyah (SMPN 6 Karawang Barat), Muhammad Nurfadilah (SMAN 2 Karawang), Raka Fadilah Maknun (SMPN 1 Rengasdengklok), dan Muhammad Fadlan Putra (SMPN 6 Karawang Barat).
Salah satu peserta, Rangga Muhammad Farhan, merupakan dalang muda berbakat yang sebelumnya berhasil meraih Juara 3 Dalang Anak Tingkat Nasional tahun 2024. Sementara itu, Raka Fadilah Maknun ditetapkan sebagai wakil Karawang untuk ajang Festival Dalang Anak Tingkat Nasional 2025, mewakili Provinsi Jawa Barat.
Kepala Disparbud Karawang, Abas Sudrajat, mengapresiasi semangat para peserta yang dinilai memiliki potensi besar dalam mengembangkan kesenian tradisional. Menurutnya, para dalang cilik tersebut adalah bukti nyata bahwa generasi muda Karawang memiliki kepedulian tinggi terhadap budaya daerah.
“Anak-anak kita punya bakat dan semangat luar biasa. Dalam Festival Dalang Cilik kemarin, beberapa peserta berhasil meraih predikat terbaik dan akan kita dorong untuk tampil di tingkat Jawa Barat,” ujar Abas, seperti dikutip Holopis.com, Sabtu (18/10).
Ia menegaskan, Disparbud Karawang akan terus melakukan pembinaan dan pendampingan terhadap para dalang muda agar potensi mereka dapat berkembang secara berkelanjutan.
“Kami berkomitmen untuk terus memberikan ruang dan pembinaan bagi generasi muda agar seni pedalangan tetap hidup dan berkembang,” tambahnya.
Abas berharap keberhasilan para dalang muda ini dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya serta menjadi kebanggaan bagi masyarakat Karawang.
“Karawang bukan hanya kaya akan potensi wisata, tapi juga memiliki anak-anak yang mencintai budaya lokal. Harapan kami, mereka bisa terus berprestasi hingga tingkat nasional dan menjaga agar seni tradisi tetap lestari di tanah Karawang,” pungkasnya.



