HOLOPIS.COM, JAKARTA – Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum angkat koper dari Arctic Open 2025 Super 500 usai kalah di babak 16 besar. Rachel/Febi pun memetik pelajaran berharga atas kekalahan di fase tersebut.
Sebelumnya diketahui, babak 16 besar Arctic Open 2025 itu sendiri berlangsung di Vantaan Energia areena, Rajatorpantie 23, Kamis (9/10). Rachel/Febi berhadapan dengan Rin Iwanaga/Kie Nakanishi asal Jepang.
Laga tersebut jelas merupakan pertandingan yang sulit bagi Rachel/Febi, sebab Rin Iwanaga/Kie Nakanishi merupakan unggulan ketiga turnamen Arctic Open 2025.
Dalam pertandingannya, Rachel/Febi tampil di bawah tekanan sejak awal set pertama, hingga akhirnya harus kalah dengan skor telak 14-21.
Pada set keduam Rachel/Febi mencoba bangkit. Meski begitu, di sisi lain Rin/Kie masih pantang mengendurkan agresifitasya, sehingga duel sengit pun terjadi.
Saking sengitnya duel mereka di set kedua, pertandingan harus melewati beberapa kali juz untuk menentukan siapa pemenanganya, dimana saling susul-menyusul keunggulan pun terjadi. Akan tetapi, pada akhirnya Rachel/Febi menyerah di poin juz maksimal yakni 29-30.
“Banyak pelajaran yang didapat hari ini. Tadi main kami sudah maksimal, sudah mencoba semuanya. Kami juga bisa lebih sabar, tidak bisa terburu-buru dan asal mengembalikan bola. Bersyukur walau hasilnya belum sesuai yang diinginkan,” ucap Rachel, sebagaimana informasi yang diterima Holopis.com.
Rachel juga menyayangkan kesalahan yang dilakukannya di poin krusial alias poin terakhir.

