Fernando Emas Sarankan Mahfud MD Jadi Menko Polkam : Bisa Jadi Jembatan

0 Shares

JAKARTA – Pengamat politik dari Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas menilai bahwa sosok Menko Polkam yang paling cocok untuk mengisi kekosongan kursi pasca ditinggal oleh Budi Gunawan karena terkena reshuffle jilid II di Kabinet Merah Putih adalah Mahfud MD.

Karena nmenurutnya, jika memandang dari aspek kebutuhan saat ini, sosok Mahfud MD dianggap sangat representatif untuk bisa menjadi jembatan komunikasi lintas kalangan, karena latar belakangnya sebagai sipil dan memiliki pengetahuan dan kapabilitas yang muti dimensi.

“Untuk kebutuhan saat sebaiknya beliau (Mahfud MD). Ya untuk mengurangi dan menghapus juga gesekan TNI dan Polri yang saat ini sangat terasa,” kata Fernando kepada Holopis.com, Selasa (9/9/2025).

Ia juga menilai jabatan Menko Polkam tak selalu berasal dari kalangan militer maupun kepolisian. Sebab jika melihat dari pengalaman yang ada, Mahfud MD cukup sukses untuk membantu kinerja Presiden dalam menghadapi gejolak sosial, politik, hukum dan keamanan dalam periode kepemimpinan Kabinet Indonesia Maju.

“Saya kira bukan hanya tentara yang menjadi background untuk bisa diangkat menjadi Menko Polkam. Misalnya, kita kalau belajar, Pak Mahfud MD pada pemerintahan Pak Jokowi di periode kedua, ternyata walaupun beliau sipil, tapi bisa menjalankan tugasnya sebagai Menko Polhukam dengan sangat baik,” tuturnya.

Bahkan kata Fernando, elektabilitas pemerintah di bidang Polhukam juga sangat baik di era periode sebelumnya. Artinya kata dia, publik puas dengan kinerja pemerintah karena salah satunya berkat kinerja Menko Polhukam saat itu.

- Advertisement -

“Pengalaman yang memuaskan atas kinerja beliau,” ucapnya.

Oleh sebab itu, dalam perspektifnya sebagai pengamat politik, stabilitas nasional dapat dikendalikan dengan baik ketika pejabat yang dipilih memiliki kapabilitas dan integritas yang mumpuni, sehingga rakyat pun percaya dengan pemerintah.

“Semoga saja, kitu yang dipertimbangkan Presiden,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, bahwa kursi Menko Polkam definitif masih kosong dan sementara ini masih diisi oleh Menko Polkam ad interim, yakni Sjafrie Sjamsoeddin yang juga menjabat sebagai Menteri Pertahanan.

Dalam keterangan sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, pun telah mengungkapkan jabatan Menko Polkam akan dijabat secara ad interim oleh menteri lain, karena belum ada keputusan dari Presiden Prabowo siapa nama yang akan dipilih.

“Berkenaan dengan posisi Menteri Koordinator Politik dan Keamanan, untuk sementara waktu, Bapak Presiden belum menunjuk secara definitif siapa yang akan beliau tugaskan menjadi Menko Polkam,” kata Mensesneg Prasetyo Hadi.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang.Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Muhammad Ibnu Idris
Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :
Apresiasi untuk Muhammad Ibnu Idris

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya dan artikel berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO, & ShopeePay.

Berita Lainnya

YANG BARU