Krisis Kemanusiaan di Gaza Memburuk

0 Shares

JAKARTA – Krisis kemanusiaan dahsyat di Gaza semakin buruk seiring krisis kelaparan yang mematikan semakin dalam di tengah operasi militer Israel, sementara warga Palestina yang tewas akibat serangan Israel telah mencapai lebih dari 60.000 jiwa.

“Sejak perang meletus pada Oktober 2023, lebih dari 60.000 warga Palestina telah tewas akibat serangan Israel di Gaza, dan lebih dari 100 orang meninggal karena kelaparan dan malnutrisi, sebagian besar dari mereka adalah anak-anak,” demikian pernyataan resmi dari Otoritas Kesehatan yang berbasis di Gaza, Palestina, dikutip Holopis.com, Jum’at (1/8).

Kemudian, seluruh toko roti yang didukung Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tutup. Di pasar-pasar lokal, harga bahan makanan yang masih tersedia meroket. Banyak orang tidak makan selama berhari-hari.

Masyarakat Gaza sampai harus mempertaruhkan nyawa untuk mendapatkan makanan di titik-titik distribusi bantuan. Saat ini, distribusi bantuan dikelola oleh Yayasan Kemanusiaan Gaza (Gaza Humanitarian Foundation/GHF), yang didukung oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel,

Titik-titik bantuan itu berlokasi di dalam zona militer Israel yang dibatasi. Sejak GHF mulai beroperasi di Gaza pada akhir Mei, tercatat ratusan laporan pasukan Israel membunuh orang-orang yang mencari bantuan di titik-titik tersebut.

Hampir Seperempat Masyarakat Gaza Mengalami Kelaparan

Menurut Program Pangan Dunia (WFP), hampir seperempat penduduk Gaza mengalami kondisi seperti kelaparan, sementara penduduk lainnya menghadapi tingkat kelaparan darurat.

- Advertisement -

Badan PBB tersebut mengatakan meski Israel telah mengambil langkah-langkah untuk mengizinkan lebih banyak bantuan masuk, itu masih belum memenuhi jumlah bantuan yang sangat dibutuhkan Gaza. Kemudian dalam rangka menanggapi meningkatnya tekanan internasional, Israel mencabut sebagian blokade bantuannya di Gaza beberapa hari yang lalu.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Darin Brenda Iskarina
Darin Brenda Iskarina
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU