JAKARTA – Wakil Menteri BUMN, Dony Oskaria meminta waktu untuk bertemu dengan para Direksi PT POS Indonesia untuk memastikan bahwa permasalahan pemotongan dana pensiun terhadap mantan pegawai perusahaan ekspedisi pelat merah tersebut dapat terselesaikan.
“Kasih saya waktu seminggu agar bertemu para Direksi untuk melakukan pengecekan,” kata Dony saat menggelar rapat bersama KSPI, FSP Aspek Indonesia, SPMPI, dan SPPIB di Ruang Abdul Muis, Gedung DPR/MPR RI, Jl Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (23/7/2025).
Dony yang juga Chief Operating Officer BP Danantara tersebut pun ingin memastikan, bahwa hak-hak normatif para pensiunan pegawai PT POS Indonesia tetap tersalurkan sebagaimana mestinya.
“Jadi buat saya akan saya pastikan selesai masalah ini, saya pasti jamin itu hak-hak bapak,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden Partai Buruh, Said Iqbal memaparkan tentang pensiunan PT POS Indonesia yang selama ini mendapatkan dana pensiunan dari Direksi PT POS dan mendapatkan tunjangan, sehingga sumbangan yang diterima sudah bertahun-tahun tidak berlaku lagi atau dipotong dengan alasan OJK.
“Dalam rapat direksi sudah dibuat Surat Keputusan Keputusan Direksi (KD) 21 yaitu keputusan direksi atas perintah Mentri BUMN,” kata Iqbal.
Seharusnya, lanjut Said, dana pensiunan Pos harus memenuhi kecukupan Akuaris yaitu 73%an tapi yang didapat hanya 30%an, kekurangan yang harus dipenuhi dari manajemen PT Pos harus diselesaikan.
“Kami minta sumbangan jangan dipotong sampai keluar putusan baru, ini belum ada putusan dari Pak Dasco,” terangnya.
Sementara itu, Presiden Asosiasi Pekerja Indonesia (ASPEK Indonesia) Abdul Gofur mengaku terharu dengan sikap Dony Oskaria yang memilih untuk memberikan dukungan atas pemenuhan hak-hak para mantan pegawai PT POS Indonesia tersebut.
“Alhamdulillah, janji Pak Dony Oskaria, Wamen BUMN sekaligus COO Danantara, 1 Agustus 2025 tak ada lagi potongan tunjungan bagi pensiunan POS dan akan membayarkan hak normatif bagi pekerja mitra POS sesuai UUK,” kata Gofur.
Selain itu, ia pun menyampaikan rasa terima kasih yang tinggi kepada Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden KSPI (Konfederasi Pekerja Indonesia) Said Iqbal yang terus mendukung dan mengawal perjuangan organisasinya.
“Terima kasih Pak Said Iqbal, Presiden KSPI dan Partai Buruh, yang selalu membela rakyat yang terdzalimi. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan,” pungkasnya.

