Begini Cara Pramono Anung Paksa Masyarakat Pakai Kendaraan Umum

0 Shares

JAKARTA – Gubernur Daerah Khusus Jakarta, Pramono Anung Wibowo berkomitmen untuk mendorong penggunaan transportasi umum di wilayahnya meningkat. Ia akan melakukan mekanisme pemaksaan agar kepatuhan peralihan dari transportasi pribadi ke transportasi umum lebih masif.

“Kita paksa orang naik kendaraan umum, bukan kendaraan pribadi,” kata Pramono Anung dalam podcast Close The Door seperti dikutip Holopis.com, Rabu (28/5/2025).

Ada dua cara yang dinilai efektif untuk merealisasikan keinginannya itu. Yakni dengan memasang ERP (Electronic Road Pricing). Di mana para pengendara akan dikenakan tarif melintas di jalan-jalan khusus di Jakarta.

Cara kedua adalah menaikkan tarif parkir di Jakarta. Semua kantong parkiran di wilayahnya akan dikenakan tarif tinggi, sehingga kesadaran untuk menggunakan moda transporatasi publik juga dapat diintervensi secara maksimal.

“Caranya, (tarif) parkir dinaikkan, ERP dipasang. Kalau saya udah pasangin parkiran naik, ERP-nya jalan, pasti orang lebih seneng naik transportasi umum, karena gratis dan ke mana-mana bisa,” ujarnya.

Lebih lanjut, Pramono Anung juga menyatakan bahwa untuk saat ini akan ada 15 golongan di wilayah Jakarta yang dapat menikmati transportasi umum gratis. Mereka antara lain ; PNS atau ASN di wilayah Pemprov Jakarta, termasuk dengan para pensiunannya. Kemudian ada juga tenaga kontrak Pemprov Jakarta, lalu pemilik Kartu Jakarta Pintar (KJP), karyawan swasta bergaji UMP melalui Bank DKI, penghuni Rusunawa, serta Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

- Advertisement -

Selain itu, ada juga kalangan lansia usia 60 tahun ke atas, penyandang disabilitas, veteran, penerima raskin atau pemilik Kartu Keluarga Sejahtera, warga ber-KTP Kepulauan Seribu, pengurus rumah ibadah atau marbot dan sejenisnya, guru dan staf PAU, larva monitor atau jentik, dan juga anggota TNI dan Polri.

“Tapi bagi 15 golongan saya akan gratiskan. Sekarang udah digratiskan di Jakarta. Nanti kalau jalur-jalur sudah jadi, maka untuk 15 golongan di luar Jakarta kita gratiskan,” tegas Pramono.

Biaya Rp0 untuk moda transportasi umum bagi 15 golongan tersebut tidak hanya untuk TransJakarta saja. Pramono menyebut semua moda transportasi
yang dikelola BUMD pun akan berlaku.

“Gratis naik semua kendaraa umum, MRT, LRT, Transjakarta sekarang. Sekarang udah gratis,” sambungnya.

Lonjakan Penumpang Setiap Rabu

Dalam kepemimpinannya saat ini, Pramono Anung mengatakan jika dirinya telah memberlakukan kebijakan wajib menggunakan moda transportasi umum bagi seluruh ASN di wilayah Jakarta. Kebijakan ini berlaku setiap hari Rabu. Ia melihat data, bahwa lonjakan penumpang pun ternyata melonjak ketika kebijakan itu diberlakukan.

“Sejak kita terapkan hari Rabu semua ASN naik kendaraan umum, setiap Rabu ada terjadi lonjakan penumpang Transjakarta 120.000 orang,” kata Pramono.

Jika melihat jumlah ASN di seluruh Provinsi Jakarta, angka tersebut tentu lebih besar. Namun demikian, ada data lanjutan mengapa jumlahnya sampai 120 ribu orang.

“ASN kita hanya 64 ribu, jadi 120 ribu karena keluarganya (ikut naik -red). Karena sekarang mobil mau parkir di balaikota nggak saya kasih, di balaikota nggak saya kasih, di walikota nggak dikasih, di kecamatan nggak dikasih,” paparnya.

“Karena apa, nggak ada tempat parkir bagi mereka. Hanya yang boleh selalu dengan izin, misalnya hamil, atau karena pekerjaan,” lanjut Pramono Anung.

Dengan melihat data tersebut, politisi PDI Perjuangan ini pun mengaku sangat optimis bahwa targetnya untuk mendorong semaksimal mungkin penggunaan moda transportasi umum dapat teralisasikan.

“Saya optimis, karena saya memberi contoh untuk itu. Dan saat ini tingkat kepatuhannya di atas 98 persen. Karena dipaksa, orang kita kalau dipaksa, dan gubernurnya mencontohkan itu,” pungkasnya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Muhammad Ibnu Idris
Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU