JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto dipastikan sudah memilih nama Presiden ke-7 RI Jokowi (Joko Widodo) untuk menghadiri proses pemakaman Paus Fransiskus di Vatikan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa Jokowi mengutus sejumlah nama selain Jokowi untuk terbang ke Vatikan.
“Atas nama pemerintah Indonesia, Bapak Presiden Prabowo Subianto memutuskan untuk mengutus beberapa tokoh untuk ikut menghadiri acara pemakaman di Vatikan,” kata Prasetyo Hadi dalam keterangannya pada Rabu (23/4).
“Di antara tokoh-tokoh yang diutus oleh Bapak Presiden Prabowo mewakili bangsa dan negara Indonesia adalah yang pertama Presiden ke-7 Bapak Joko Widodo, kemudian yang kedua Wakil Menteri Keuangan Bapak Tommy Djiwandono, kemudian yang ketiga Bapak Jonan dan yang keempat Bapak Natalius Pigai,” jelasnya.
Prasetyo menjelaskan bahwa Presiden Prabowo menitipan salam simpati melalui utusan tersebut.
“Kami berharap utusan ini dapat mewakili bangsa dan negara kita di dalam ikut menyampaikan simpati dan belasungkawa,” ujarnya.
Terkait waktu keberangkatan, Prasetyo mengatakan pihaknya sedang mengatur. Keberangkatan setidaknya paling lambat pada Jumat mendatang.
“Untuk keberangkatan sedang diatur, mungkin bisa jadi akan berangkat besok hari Kamis atau selambat-lambatnya hari Jumat,” ucapnya.
Sebagai informasi, Paus Fransiskus meninggal pada Senin, 21 April 2025. Paus Gereja Katolik ke-266 tersebut sebelumnya menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat pneumonia yang dideritanya.
Vatikan mengumumkan pemakaman Paus Fransiskus akan digelar pada Sabtu (26/4). Prosesi pemakaman ini akan digelar di alun-alun yang ada di depan Basilika Santo Petrus di Vatikan, dengan para pemimpin dunia dan sejumlah besar umat Katolik diperkirakan akan hadir.


