JAKARTA – Band Seringai mengumumkan bahwa jenazah Ricky Siahaan yang meninggal di Jepang akan dibawa atau di-repatriasi ke Indonesia pada hari Kamis (24/4) esok hari. Dalam sebuah pernyataan resmi, Seringai mengatakan bahwa Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tokyo turut membantu dalam pemulangan jenazah Ricky Siahaan.
“Sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada sosok penting dalam sejarah dan perjalanan band ini, kami bersama keluarga, dengan dukungan penuh dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tokyo telah menyusun rencana repatriasi jenazah almarhum ke Indonesia yang akan tiba pada Kamis petang (24/4),” tulis pernyataan resmi dari Seringai, dikutip Holopis.com, Rabu (23/4).
Seringai kemudian memberikan kesempatan untuk siapa pun yang ingin memberikan penghormatan terakhir kepada Ricky Siahaan di Rumah Duka Sentosa RSPAD Jakarta Pusat.
“Bagi keluarga besar, sahabat, kolega, media, serta teman-teman Serigala Militia yang ingin memberikan penghormatan terakhir,” lanjut Seringai.
Akan Dimakamkan di San Diego Hills Memorial Park
Nantinya, Ricky Siahaan akan dikuburkan di San Diego Hills Memorial Park, Karawang Barat. Manajer band Seringai, Wendi Putranto kemudian ditunjuk sebagai juru bicara resmi terkait pemberitaan seputar mendiang Ricky.
Tak ketinggalan, band Seringai pun berterima kasih kepada semua pihak yang sudah memberikan bantuan dan dukungan, terutama kemudahan yang diberikan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tokyo.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas seluruh dukungan, bantuan, dan kemudahan yang diberikan oleh pihak Kedutaan Besar Republika Indonesia di Tokyo, serta kepada teman-teman dari Jepang dan Indonesia yang telah bahu-membahu membantu sejak kejadian hingga proses repatriasi jenazah berlangsung,” tutup Seringai.
Sebagai informasi, Ricky Siahaan, co-founder, gitaris serta penulis lagu Seringai meninggal dunia pada hari Sabtu (19/4) di Tokyo Jepang dalam usia 48 tahun. Ia meninggal dunia karena serangan jantung tak lama setelah tampil di acara Gekiko Fest, sebagai rangkaian dari Wolves of East Asia Tour 2025 di Taiwan dan Jepang.


